Penyintas Tumor Ganas, Akmal Maha Dapat Perhatian Haji Uma
Font Terkecil
Font Terbesar
BANDA ACEH | PASESATU.COM — Anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman atau yang akrab disapa Haji Uma, menunjukkan kepedulian terhadap Akmal Maha, pelajar asal Kota Subulussalam yang tengah menjalani perawatan akibat tumor ganas di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh.
Sebagai bentuk perhatian, Haji Uma mengutus stafnya, Mulyadi Syarif, untuk mengunjungi Akmal sekaligus bertemu dengan keluarga pasien di ruang rawat inap Raudah 2 RSUDZA, Sabtu (3/10/2026) malam.
Kunjungan tersebut disambut keluarga Akmal. Saat ditemui, Akmal tampak berusaha tetap tegar meski masih menjalani masa pemulihan setelah menjalani operasi amputasi kaki kirinya.
Akmal diketahui telah menderita tumor ganas selama sekitar enam bulan. Tindakan amputasi dilakukan sebagai bagian dari penanganan medis terhadap penyakit yang dideritanya.
Agus Salim Maha, ayah Akmal, mengatakan kondisi anaknya kini terlihat lebih tenang setelah menjalani operasi. Menurut dia, Akmal sudah tidak lagi merasakan sakit seperti sebelumnya.
Bagi keluarga, keputusan menjalani amputasi bukanlah hal yang mudah. Namun, tindakan tersebut diambil berdasarkan pertimbangan tim medis sebagai upaya menangani tumor agar tidak semakin menyebar ke bagian tubuh lainnya.
Haji Uma mengatakan dirinya mengetahui kondisi Akmal setelah menerima informasi dari Kaya Alim Bako, staf penghubung atau liaison officer-nya di Kota Subulussalam.
Setelah mendapatkan informasi tersebut, Haji Uma kemudian meminta stafnya di Banda Aceh untuk menjenguk Akmal secara langsung sekaligus menyampaikan bantuan kepedulian kepada keluarga.
“Saya mengetahui kondisi ananda Akmal setelah mendapat informasi dari Kaya Alim Bako, staf penghubung di Subulussalam. Kemudian saya langsung meminta staf di Banda Aceh untuk menjenguk dan menyerahkan bantuan kepada pihak keluarga,” ujar Haji Uma.
Haji Uma juga menyampaikan pesan kepada Akmal agar tetap kuat dan tidak kehilangan semangat dalam menghadapi masa pemulihan.
Ia berharap Akmal dapat kembali melanjutkan pendidikan setelah kondisi kesehatannya memungkinkan.
Saat ini, Akmal tercatat sebagai siswa kelas II SMP di Kota Subulussalam. Namun, penyakit yang dideritanya membuat Akmal harus meninggalkan aktivitas belajar selama beberapa bulan terakhir.
Haji Uma berharap dukungan keluarga dan perhatian berbagai pihak dapat membantu Akmal melewati masa pengobatan dan kembali menjalani aktivitas pendidikan.***
Editor : Syahrul Usman



