Bupati Aceh Utara Imbau Khutbah Jumat Oktober Bahas Syukur, Narkoba hingga Judi Online
Font Terkecil
Font Terbesar
ACEH UTARA | PASESATU.COM - Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil atau yang akrab disapa Ayah Wa mengimbau para khatib dan pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM) agar menyampaikan khutbah Jumat dengan tema yang telah ditentukan selama Oktober 2026.
Imbauan tersebut tertuang dalam Surat Bupati Aceh Utara Nomor 451/1554 yang bersifat penting dan tertanggal 29 September 2026. Surat itu ditujukan kepada para ketua BKM serta pimpinan dayah/pesantren di Kabupaten Aceh Utara.
Dalam surat tersebut, Ayah Wa mengimbau agar materi khutbah Jumat sepanjang Oktober mengangkat sejumlah tema yang berkaitan dengan kehidupan keagamaan dan sosial masyarakat.
Adapun tema yang diimbau untuk disampaikan adalah:
- Jumat, 2 Oktober 2026: Syukur.
- Jumat, 9 Oktober 2026: Sabar.
- Jumat, 16 Oktober 2026: Narkoba.
- Jumat, 23 Oktober 2026: Kenakalan Remaja/HIV/AIDS.
- Jumat, 30 Oktober 2026: Judi Online.
Ayah WA menyebut imbauan tersebut merupakan bagian dari upaya menumbuhkan suasana keagamaan yang sejuk dan mencerahkan, sekaligus memperkuat syariat Islam serta persatuan umat di Kabupaten Aceh Utara.
“Dalam rangka menumbuhkan suasana keagamaan yang sejuk, mencerahkan, serta memperkuat syariat Islam dan persatuan umat di Kabupaten Aceh Utara,” demikian disebutkan dalam surat tersebut.
Sementara itu, Kepala Dinas Syariat Islam Kabupaten Aceh Utara, Hadaini, membenarkan adanya imbauan tersebut. Ia mengatakan, perumusan tema khutbah dilakukan dengan melibatkan sejumlah instansi dan lembaga terkait.
“Dalam perumusan tersebut, Bapak Bupati melibatkan beberapa dinas, di antaranya Dinas Syariat Islam, Kementerian Agama Kabupaten Aceh Utara, Dinas Pendidikan Dayah, MPU Aceh Utara, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan,” kata Hadaini saat dikonfirmasi PASESATU.COM pada Rabu (30/09/2026).
Menurut Hadaini, pemerintah daerah dalam imbauan tersebut hanya mengatur tema khutbah. Sementara penyampaian materi dan cara menguraikan tema diserahkan kepada masing-masing khatib.
“Dalam hal ini, kami hanya mengatur tema, sedangkan materi tentunya para khatib punya caranya sendiri untuk menyampaikan,” ujarnya.
Hadaini mengatakan, imbauan mengenai tema khutbah Jumat tersebut merupakan langkah perdana yang disiapkan Bapak Bupati Aceh Utara.
Ia menilai tema-tema yang dipilih relevan dengan kondisi masyarakat Aceh Utara, terutama setelah daerah tersebut menghadapi bencana besar dan memasuki masa pemulihan.
“Ini adalah hal perdana yang Bapak Bupati siapkan. Dalam memilih tema-tema tersebut tentunya cukup relevan, apalagi kita baru saja bangkit dari bencana besar,” kata Hadaini.
Ia menjelaskan, pemerintah juga telah menyalurkan sejumlah bentuk bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana, di antaranya jaminan hidup (jadup), bantuan hunian rumah, dan stimulan ekonomi.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi salah satu alasan pentingnya pesan tentang kesabaran dan rasa syukur disampaikan kepada masyarakat melalui khutbah Jumat.
“Di mana kita harus selalu sabar dan bersyukur dengan apa yang sedang kita jalani,” ujarnya.
Bupati juga berharap para khatib dan pengurus BKM dapat menjadikan imbauan tersebut sebagai pedoman bersama untuk mendukung terciptanya kedamaian dan ketenteraman dalam kehidupan beragama di Aceh Utara.
Surat tersebut ditandatangani secara elektronik oleh Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil, S.E., M.M., pada 29 September 2026.***





