BERITA TERKINI

Kisah di Balik Penjemputan Warga Langkahan untuk Perawatan Kesehatan Jiwa, Barona Raja: Bupati Ingin Memanusiakan Manusia

Kisah di Balik Penjemputan Warga Langkahan untuk Perawatan Kesehatan Jiwa, Barona Raja: Bupati Ingin Memanusiakan Manusia


ACEH UTARA | PASESATU.COM 
— Sebuah laporan dari keluarga di Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, berujung pada langkah cepat untuk memastikan seorang warga mendapatkan penanganan kesehatan jiwa. Setelah laporan diterima Puskesmas Langkahan, Mawardi atau yang akrab disapa Barona Raja bersama petugas kesehatan bergerak menjemput warga tersebut dan membawanya ke RSUD Cut Meutia, Jumat (2/10/2026).

Seorang warga berusia 27 tahun asal Gampong Tanjong Dalam Selatan, Kecamatan Langkahan, sebelumnya dilaporkan keluarganya kepada Puskesmas Langkahan untuk mendapatkan pendampingan dan penanganan kesehatan jiwa. Setelah menerima laporan tersebut, pihak puskesmas kemudian berkoordinasi dengan tim penanganan untuk memastikan warga tersebut mendapatkan akses layanan kesehatan.

Laporan tersebut kemudian diteruskan pihak puskesmas kepada Barona Raja yang ditunjuk sebagai Ketua Penanganan ODGJ Aceh Utara oleh Bupati Aceh Utara Ismail A. Jalil.

Barona Raja mengatakan, setelah menerima laporan, dirinya berkoordinasi dengan Puskesmas Langkahan dan kemudian bersama petugas kesehatan mendatangi kediaman Rasyidin.

“Setelah mendapat laporan dari Puskesmas Langkahan, kami langsung bergerak bersama pihak puskesmas untuk menjemput dan membawa pasien ke RSUD Cut Meutia,” kata Barona.

Menurut Barona, proses tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan warga yang membutuhkan penanganan kesehatan jiwa dapat memperoleh akses terhadap layanan kesehatan.

Di balik penjemputan tersebut, Barona menyampaikan apresiasi kepada Bupati Aceh Utara Ismail A. Jalil yang menurutnya memberikan perhatian khusus terhadap warga dengan gangguan kesehatan jiwa.

Barona menilai pembentukan tim khusus penanganan ODGJ menunjukkan adanya perhatian pemerintah daerah terhadap warga yang membutuhkan pendampingan.

“Terima kasih kepada Bapak Bupati Aceh Utara yang telah peduli terhadap penderita ODGJ. Bupati telah memberikan perhatian khusus. Menurut saya, ini adalah upaya untuk memanusiakan manusia kembali, karena mereka juga mempunyai hak untuk mendapatkan perhatian dan penanganan,” ujar Barona.

Ia berharap tim yang telah dibentuk dapat terus membantu warga yang membutuhkan, sekaligus memudahkan keluarga dalam mengakses layanan kesehatan.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Langkahan, Suwardi, SKM., mengapresiasi respons Mawardi atau Barona Raja setelah pihaknya menerima laporan dari keluarga.

Suwardi mengatakan, koordinasi antara puskesmas dan Ketua Penanganan ODGJ Aceh Utara yang dibentuk Bupati Aceh Utara sangat membantu dalam proses penanganan warga.

“Alhamdulillah, Bang Mawardi atau Barona Raja bergerak langsung setelah mendapat laporan dari kami. Kami mengapresiasi kepedulian dan respons cepat beliau dalam membantu warga yang membutuhkan penanganan,” ujar Suwardi.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Aceh Utara yang telah membentuk tim tersebut.

“Dengan adanya tim ini, kami dari puskesmas terbantu dalam melakukan koordinasi ketika ada warga yang membutuhkan penanganan lebih lanjut. Kami berharap kerja sama seperti ini terus berjalan,” katanya.

Setelah dijemput dari kediamannya, Rasyidin dibawa ke RSUD Cut Meutia untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan dari tenaga kesehatan.

Penanganan tersebut menjadi bagian dari proses pelayanan kesehatan yang melibatkan keluarga, puskesmas, tim penanganan, dan rumah sakit.

Bagi keluarga, kehadiran tim yang dapat membantu proses penjemputan dan mengarahkan pasien ke fasilitas kesehatan diharapkan menjadi dukungan ketika mereka menghadapi persoalan kesehatan jiwa di lingkungan keluarga.

Pada akhirnya, perhatian terhadap kesehatan jiwa tidak hanya menyangkut penanganan medis, tetapi juga bagaimana keluarga dan masyarakat memastikan setiap warga tetap memperoleh perhatian, pendampingan, serta akses terhadap layanan kesehatan secara manusiawi.***