BERITA TERKINI

Benda Kuno Samudera Pasai Jadi Daya Tarik Stan Kuta Makmur

Benda Kuno Samudera Pasai Jadi Daya Tarik Stan Kuta Makmur

ACEH UTARA | PASESATU.COM
– Beragam benda kuno yang menyimpan jejak perjalanan sejarah Aceh menjadi daya tarik utama Stan Kecamatan Kuta Makmur dalam rangkaian peringatan delapan abad Kabupaten Aceh Utara.

Pengunjung dapat melihat langsung sejumlah artefak dari masa lampau yang dipamerkan sebagai bagian dari kegiatan bertajuk “Tajaga Adat, Tapeukong Syari’at”. Koleksi tersebut didominasi benda-benda berusia ratusan tahun, terutama yang diperkirakan berasal dari rentang abad ke-18 hingga abad ke-19 Masehi.

Salah satu koleksi yang paling menarik perhatian adalah mata uang dari masa Kerajaan Samudera Pasai. Benda tersebut disebut sebagai koleksi paling tua yang dipamerkan di stan itu.

Meski demikian, tulisan pada permukaan mata uang kerajaan tersebut kini tidak lagi mudah dikenali. Usianya yang telah sangat tua membuat sejumlah bagian tulisan, termasuk nama sultan yang pernah tercantum di dalamnya, mengalami kerusakan.

Penjaga Stan Kecamatan Kuta Makmur, Muhammad Fauzi, mengatakan koleksi mata uang tersebut menjadi salah satu benda bersejarah yang memiliki nilai penting dalam pameran.

“Karena faktor usia, tulisan nama sultannya sekarang sudah sulit dibaca,” kata Fauzi saat ditemui awak media, Sabtu (12/9/2026) sore.

Selain mata uang peninggalan kerajaan, stan tersebut juga menghadirkan beragam benda kuno lainnya. Di antaranya senjata tradisional, cawan yang digunakan dalam tradisi kapur sirih, koin dari masa pemerintahan Hindia Belanda, mata uang Tiongkok, hingga pecahan perhiasan kuno.

Jejak sejarah yang lebih dekat dengan masa kolonial juga terlihat dari keberadaan sejumlah peluru meriam. Benda tersebut merupakan koleksi pribadi seorang guru di Kecamatan Kuta Makmur dan menjadi bagian dari peninggalan yang dipamerkan kepada masyarakat.

Kehadiran berbagai artefak tersebut tidak sekadar menjadi pajangan. Benda-benda kuno itu dimanfaatkan sebagai media untuk mengenalkan sejarah kepada generasi sekarang sekaligus memberikan kesempatan kepada masyarakat melihat secara langsung peninggalan dari berbagai periode masa lalu.

Seluruh koleksi yang dipajang di Stan Kecamatan Kuta Makmur bukan untuk diperjualbelikan. Benda-benda tersebut khusus ditampilkan sebagai koleksi, sarana edukasi, serta bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan sejarah kepada masyarakat.***