Delapan Bulan Pascabanjir Aceh Utara: Air Telah Surut, Janji Pemulihan Ekonomi Desa Masih Tergenang
Font Terkecil
Font Terbesar
ACEH UTARA | PASESATU.COM – Delapan bulan setelah bencana Hidrometeorologi berupa banjir besar melanda sejumlah wilayah di Aceh, kondisi ekonomi sebagian warga terdampak di Kabupaten Aceh Utara masih belum pulih.
Berdasarkan pantauan media pada Minggu (12/7/2026), sejumlah kios dan warung kecil di beberapa desa masih tutup karena pemiliknya belum memiliki modal untuk kembali berusaha.
Warga mengaku kerugian yang dialami saat banjir menguras tabungan dan menghilangkan barang dagangan. Di tengah kebutuhan hidup yang terus meningkat, mereka berharap adanya perhatian lebih lanjut berupa bantuan permodalan dan pendampingan usaha agar roda perekonomian desa dapat kembali bergerak.
Selain berdampak pada aktivitas perdagangan, lambatnya pemulihan ekonomi juga memengaruhi daya beli masyarakat. Sejumlah tokoh masyarakat menilai bahwa percepatan penyaluran bantuan produktif dan program pemberdayaan usaha mikro menjadi langkah penting untuk menghidupkan kembali kios-kios yang selama ini menjadi penopang ekonomi keluarga.
Meski demikian, warga tetap berupaya bangkit secara mandiri sembari menantikan realisasi berbagai program pemulihan pascabencana. Mereka berharap suasana desa yang sempat lumpuh akibat banjir dapat segera pulih sehingga aktivitas ekonomi kembali berjalan normal.***



