Pesisir Pantai Lambadeuk Ditanami 200 Batang Mangrove
Font Terkecil
Font Terbesar
ACEH BESAR | PASESATU.COM - Daerah pesisir pantai gampong Lambadeuk Kecamatan Peukan Bada ditanami lebih kurang 200 batang mangrove oleh mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Perencanaan Wilayah dan Kota Fakultas Teknik USK, Sabtu 13 Juni 2026 di pantai Lambadeuk.
Camat Peukan Bada yang diwakili ole Sekcam, Rusydi SAg MPd mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa Himpunan Mahasiswa Perencanaan Wilayah dan Kota Fakultas Teknik USK yang telah memilih gampong Lambadeuk sebagai sasaran pengabdian.
Rusydi mengharapkan kegiatan ini tetap terus dilakukan dimasa depan juga untuk gampong lain yang berada di garis pantai seperti gampong Lamteh, Gampong Baro, Lammanyang, Lam Awe, Meunasah Tuha, Lamteungoh, Lamtutui, Lamguron, Lambaro Neujid, Lampageu, dan Pulo Bunta.
"Menanam mangrove hari ini untuk tempat hidup biota laut (ikan, kerang, kepiting dll) bagi kemudahan anak cucu kita dimasa depan, mari kita jaga bersama keberlangsungan tumbuhnya, "ajak Sekcam.
Sementara itu Koordinator Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota Fakultas Teknik USK, Dr Ir Abdul Halis Asgussaini MT IPM menyampaikan bahwa penanaman mangrove merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sekaligus kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
Menurutnya, keterlibatan generasi muda sangat penting dalam menjaga kelestarian lingkungan untuk masa depan.
"Selain itu juga sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian lingkungan dan upaya menjaga kawasan pesisir dari ancaman abrasi, "katanya.
Kawasan Lambadeuk dikenal sebagai salah satu wilayah pesisir yang memiliki ekosistem mangrove penting bagi keseimbangan lingkungan.
Pj Keuchik Lambadeuk, Suraidi menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap aksi serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.
"Dengan bertambahnya jumlah mangrove di kawasan pesisir, diharapkan risiko abrasi dapat diminimalkan serta kualitas lingkungan pantai semakin terjaga, "harapnya.
Ketua panitia, Rizki melaporkan kegiatan tersebut melibatkan ratusan mahasiswa yang secara gotong royong menanam bibit mangrove lebih kurang 200 batang bibit di sepanjang kawasan pantai.
Kegiatan tersebut juga menghadirkan narasumber Kepala Seksi Perencanaan dan Evaluasi DAS BPDAS Krueng Aceh, Dr Ir Ridwan Iriadi SHut MSi sebagai narasumber.
Selain sebagai aksi penghijauan, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga ekosistem pesisir yang berperan sebagai pelindung alami dari gelombang laut serta habitat berbagai biota.***





