Pedagang Ikan Keluhkan Sepinya Pembeli
ACEH UTARA | PASESATU.COM – Sejumlah pedagang ikan dan udang di Pasar Kota Panton Labu, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, mengeluhkan menurunnya jumlah pembeli dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut terjadi setelah sejumlah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang melayani Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menghentikan operasional sementara.
Rusli, salah seorang pedagang ikan yang selama ini menjadi pemasok bahan baku untuk beberapa dapur MBG, mengatakan penurunan permintaan sangat terasa dibandingkan hari-hari sebelumnya.
"Biasanya untuk satu dapur MBG saja saya memasok sekitar 120 kilogram udang vaname setiap hari. Selain itu, ada juga pesanan ikan dan kebutuhan dari dapur lainnya. Namun dalam dua hari terakhir penjualan sangat sepi," ujar Rusli, Rabu (10/6/2026).
Menurutnya, keberadaan dapur MBG selama ini menjadi salah satu pasar yang cukup menjanjikan bagi pedagang ikan dan nelayan lokal. Kebutuhan bahan pangan dalam jumlah besar yang dibutuhkan dapur program tersebut membuat hasil tangkapan nelayan lebih cepat terserap dan membantu menjaga stabilitas penjualan.
Rusli menjelaskan, sebelum sejumlah dapur SPPG menghentikan operasional sementara, permintaan ikan dan udang berlangsung rutin setiap hari. Kini, sebagian hasil laut yang biasanya langsung disalurkan ke dapur MBG harus dijual melalui pasar umum yang daya serapnya lebih terbatas.
Akibatnya, omzet pedagang mengalami penurunan dan sejumlah nelayan juga ikut merasakan dampak berkurangnya permintaan hasil tangkapan mereka.
Para pedagang berharap kendala yang menyebabkan penghentian operasional sementara sejumlah dapur SPPG dapat segera diselesaikan sehingga aktivitas pembelian bahan pangan kembali normal. Mereka menilai Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya memberikan manfaat bagi para penerima program, tetapi juga turut menggerakkan roda perekonomian masyarakat yang terlibat dalam rantai pasok bahan pangan.
"Selama dapur MBG beroperasi, hasil laut lebih mudah terjual dan permintaan relatif stabil. Kami berharap program ini dapat kembali berjalan seperti biasa agar penjualan ikan dan udang kembali normal," kata Rusli.
Selain berdampak pada pedagang, berkurangnya permintaan dari dapur MBG juga berpotensi memengaruhi pendapatan nelayan dan pelaku usaha kecil yang selama ini bergantung pada distribusi bahan pangan untuk program tersebut.***





