BERITA TERKINI

Jembatan Perbatasan Aceh Timur–Aceh Utara Rusak, Warga Minta Segera Diperbaiki

Masyarakat mendesak pemerintah dan instansi terkait segera memperbaiki kerusakan pada sambungan jembatan lintas provinsi yang berada di perbatasan Kabupaten Aceh Timur dan Aceh Utara. Kondisi besi penyambung jembatan yang rusak dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama pada malam hari karena minimnya penerangan di lokasi.

ACEH UTARA | PASESATU.COM
– Masyarakat mendesak pemerintah dan instansi terkait segera memperbaiki kerusakan pada sambungan jembatan lintas provinsi yang berada di perbatasan Kabupaten Aceh Timur dan Aceh Utara. Kondisi besi penyambung jembatan yang rusak dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama pada malam hari karena minimnya penerangan di lokasi.

Salah seorang pengguna jalan, Chairiah, meminta pemerintah segera mengambil langkah perbaikan sebelum terjadi kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa.

“Jangan menunggu ada korban baru diperbaiki. Kami berharap pemerintah segera turun tangan memperbaiki fasilitas yang rusak ini demi keselamatan masyarakat,” ujar Chairiah, Minggu (31/5/2026).

Menurut Chairiah, kerusakan pada sambungan jembatan dapat mengganggu kenyamanan sekaligus meningkatkan risiko kecelakaan, khususnya bagi pengendara sepeda motor yang melintas setiap hari. Kondisi tersebut diperparah dengan tidak tersedianya lampu penerangan jalan yang memadai di sekitar jembatan.

 “Kalau malam hari sangat berbahaya. Selain kondisi sambungan jembatan yang rusak, di lokasi juga tidak ada lampu penerangan sehingga pengendara sulit melihat kondisi jalan dengan jelas,” katanya.

Jembatan tersebut merupakan salah satu akses vital yang menghubungkan Kabupaten Aceh Timur dan Kabupaten Aceh Utara. Setiap hari, jalur tersebut dilalui kendaraan pribadi, angkutan barang, maupun transportasi umum dengan volume lalu lintas yang cukup tinggi.

Warga khawatir kerusakan yang dibiarkan berlarut-larut dapat meningkatkan potensi kecelakaan dan membahayakan keselamatan masyarakat. Karena itu, mereka meminta Pemerintah Aceh melalui dinas terkait segera melakukan peninjauan serta perbaikan pada bagian sambungan jembatan yang rusak.

Selain perbaikan fisik jembatan, masyarakat juga berharap pemerintah memasang lampu penerangan jalan di kawasan tersebut guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan pada malam hari.

Chairiah menegaskan bahwa keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam penanganan infrastruktur publik.

 “Keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas. Jangan sampai perbaikan baru dilakukan setelah ada korban,” tegasnya.

Masyarakat berharap langkah cepat dari pemerintah dapat segera dilakukan agar jembatan penghubung dua kabupaten tersebut tetap aman, nyaman, dan layak digunakan oleh seluruh pengguna jalan.

Penulis : Abdul Rafar