BERITA TERKINI

Harga Bawang Putih Naik Tajam di Aceh Utara

Harga Bawang Putih Naik Tajam di Aceh Utara

ACEH UTARA | PASESATU.COM – Harga bawang putih di Pasar Panton Labu, Kabupaten Aceh Utara, mengalami lonjakan tajam dalam sepekan terakhir. Dari sebelumnya Rp35.000 per kilogram, harga komoditas tersebut kini mencapai Rp46.000 per kilogram.

Kenaikan sebesar Rp11.000 per kilogram itu menjadi perhatian masyarakat karena terjadi di tengah kondisi pasokan yang masih terpantau normal. Distribusi bawang putih dari Medan ke Aceh Utara disebut tetap berjalan lancar, sementara stok di tingkat pedagang juga masih tersedia.

“Pasokan dari Medan masih lancar dan barang juga masih ada. Kami sendiri tidak mengetahui secara pasti penyebab kenaikan harga yang cukup tinggi ini,” ujar Chairil, salah seorang pedagang di Pasar Panton Labu, Rabu (10/6/2026).

Lonjakan harga bawang putih tersebut menambah daftar kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan di Aceh Utara dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini dikhawatirkan semakin menekan daya beli masyarakat, terutama bagi keluarga yang bergantung pada komoditas tersebut untuk kebutuhan sehari-hari.

Para pedagang menilai kenaikan harga yang signifikan biasanya dipicu oleh terganggunya distribusi atau berkurangnya pasokan. Namun, kedua faktor tersebut tidak terlihat pada perdagangan bawang putih di Pasar Panton Labu yang merupakan salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat Aceh Utara bagian timur.

Pantauan di lapangan menunjukkan aktivitas perdagangan masih berlangsung normal. Meski demikian, sejumlah pembeli mulai mengurangi jumlah pembelian sebagai langkah menyesuaikan pengeluaran rumah tangga di tengah kenaikan harga.

Masyarakat Aceh Utara berharap pemerintah daerah melalui instansi terkait segera melakukan penelusuran terhadap penyebab lonjakan harga tersebut. Pengawasan pasar dan pemantauan rantai distribusi dinilai penting untuk memastikan stabilitas harga kebutuhan pokok serta melindungi kepentingan konsumen.

Dengan bawang putih yang menjadi salah satu bahan pangan utama di hampir setiap rumah tangga, masyarakat berharap pemerintah dapat mengambil langkah cepat agar kenaikan harga tidak terus berlanjut dan semakin membebani ekonomi warga Aceh Utara.***

Penulis : Abdul Rafar