Semangat Kebersamaan Warnai Peletakan Batu Pertama Masjid Baitul A’la di Meunasah Trieng Cot Girek
ACEH UTARA | PASESATU.COM – Suasana penuh khidmat dan kebersamaan mewarnai prosesi peletakan batu pertama pembangunan Masjid Baitul A’la di Desa Meunasah Trieng, Kecamatan Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara, Kamis (21/5/2026).
Peletakan batu pertama dilakukan langsung oleh Pimpinan Dayah Darul Mutaqqin Lapang, H. Muzakir atau yang akrab disapa Waled Lapang, disaksikan unsur pemerintah daerah, alim ulama, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang hadir memadati lokasi kegiatan.
Pembangunan Masjid Baitul A’la menjadi harapan besar masyarakat Desa Meunasah Trieng sebagai pusat ibadah, syiar Islam, dan kegiatan keagamaan masyarakat di kawasan tersebut.
Turut hadir mewakili Bupati Aceh Utara, Sekretaris Dinas Syariat Islam Aceh Utara Armia, S.Ag, Anggota DPRK Aceh Utara Marzuki Y atau Geuchik Mar, Camat Cot Girek Muhammad Kasem, Kapolsek Cot Girek Iptu Ade Saputra, Danramil Cot Girek, Kepala KUA Cot Girek, Ketua MPU Cot Girek Waled Ridwan, Imam Besar Masjid Baitul Akbar Gampong Lueng Baro, Ketua Forum Geuchik Muhammad Akbar, Geuchi Gampong Trieng Saifuddin, Mukim Kemukiman Beurandang Usman, para pimpinan dayah, alim ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.
Mewakili Bupati Aceh Utara, Sekretaris Dinas Syariat Islam Aceh Utara, Armia, S.Ag menyampaikan apresiasi atas dimulainya pembangunan rumah ibadah tersebut. Menurutnya, pembangunan masjid merupakan bagian penting dalam memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, kami menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Baitul A’la. Kehadiran masjid ini diharapkan menjadi pusat penguatan syariat Islam dan pembinaan umat,” ujarnya.
Ia juga menyebutkan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Utara terus memberikan perhatian terhadap penguatan fungsi masjid melalui regulasi Badan Kesejahteraan Masjid. Saat ini, Aceh Utara memiliki sekitar 420 masjid yang tersebar di berbagai kecamatan.
Sementara itu, Imam Besar Masjid Baitul A’la, Tgk. M. Zaini menjelaskan pembangunan masjid diperkirakan membutuhkan anggaran sebesar Rp3.549.044.000. Karena itu, dukungan dan partisipasi masyarakat serta para dermawan sangat diharapkan demi kelancaran proses pembangunan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung pembangunan Masjid Baitul A’la, baik melalui doa, tenaga, maupun bantuan lainnya,” katanya.
Prosesi peletakan batu pertama juga dilakukan oleh Ketua MPU Cot Girek Waled Ridwan, pimpinan dayah, pejabat daerah, dan tokoh masyarakat yang hadir.
Kegiatan semakin khidmat dengan tausyiah singkat yang disampaikan Abu Ismail Benseh dari Dayah Nudi Ule Gampong. Dalam ceramahnya, ia mengajak masyarakat menjaga semangat persatuan dan kebersamaan dalam membangun rumah Allah.
Acara kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Waled Lapang dan dilanjutkan kenduri bersama masyarakat serta tamu undangan.***





