Panitia Bazar Ramadan Kota Lhokseumawe Sampaikan Terima Kasih untuk semua pihak
LHOKSEUMAWE | PASESATU.COM — Ketua Panitia Pelaksana Bazar Ramadan Kota Lhokseumawe tahun 2026, Habibilah, SE, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, terutama Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya serta masyarakat yang telah berpartisipasi langsung menyukseskan kegiatan tersebut.
Kegiatan bazar ramadan ini resmi ditutup oleh Sekda Kota Lhokseumawe, A. Haris, S.Sos., M.Si., di lapangan Hiraq, pada Minggu (1/3/2026) malam yang dihadiri berbagai elemen stakeholder. Bazar ramadan dimulai sejak tanggal 25 Februari hingga 1 Maret.
"Alhamdulillah, malam ini kita resmi menutup kegiatan Bazar Ramadan yang telah berlangsung selama lima hari. Seluruh rangkaian acara ini melibatkan banyak pelaku ekonomi kreatif serta talenta lokal yang tampil sebagai bagian dari ekosistem ekonomi kreatif kita," kata Habibilah kepada sejumlah wartawan.
Habibilah mengatakan, meskipun persiapan dilakukan secara mendadak, Alhamdulillah berkat kerja sama dan kolaborasi semua pihak, acara dapat berjalan dengan lancar. Berbagai perlombaan yang kita laksanakan pun disambut antusias oleh para peserta.
"Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras panitia serta dukungan luar biasa dari rekan-rekan media dalam menginformasikan acara ini kepada masyarakat, sehingga partisipasi publik sangat tinggi," ujarnya lagi.
Habibilah juga menyampaikan bahwa pada momentum tersebut, para pedagang yang terlibat dala bazar ramadan ini telah memanfaatkan momentum ini dengan sangat baik untuk mencari rezeki di bulan Ramadan dan ini juga bagian dari program pemerintah kota dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif.
Mengenai sektor keekonomian, Habibilah juga menyampaikan bahwa dalam momentum tersebut pihaknya telah memprediksikan realisasi transaksi awal sekitar Rp 2 miliar, capaian perputaran uang tercatat di angka Rp1,8 miliar.
"Kami melihat ini sebagai kesempatan luar biasa yang diberikan oleh Kementerian Ekonomi Kreatif bagi Kota Lhokseumawe. Hal ini menjadi motivasi dan semangat baru bagi ekosistem ekonomi kreatif di wilayah kita. Kami yakin Lhokseumawe memiliki banyak komunitas potensial yang selama ini mungkin belum memiliki wadah atau momentum yang tepat," ujar Habibilah.
Disampaikan, dengan adanya Peraturan Walikota (Perwal) Ekonomi Kreatif di bawah Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata, diharapkan potensi ini dapat terkoordinir dengan lebih baik ke depannya. Insya Allah, kegiatan ini akan kembali diadakan tahun depan.
"Kami juga mendapat apresiasi dari Jakarta melalui Bapak Teuku Riefky yang menyatakan rasa bangga atas terlaksananya kegiatan ini meskipun dengan persiapan yang sangat singkat," demikian disampaikan Habibilah selaku Ketua panitia pelaksana kegiatan bazar ramadan Kota Lhokseumawe.
Pada saat awal pembukaan, kehadiran Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya secara langsung ke lokasi menjadi tentu menjadi ruang interaksi produktif antara pelaku ekraf dan masyarakat yang tentunya sangat berdampak pada kesejahteraan masyarakat.
Didampingi Wali Kota Lhokseumawe Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., Menteri Ekraf berkeliling melihat karya-karya kreatif di setiap stan. Selain mengapresiasi inovasi yang ditampilkan, ia juga memotivasi pelaku usaha untuk terus konsisten dalam memajukan roda ekonomi lokal.
Begitu juga amatan wartawan, sejak dibuka hingga sampai pada penutupan, kegiatan bazar ramadan cukup antusias digemari oleh masyarakat khususnya pelaku ekonomi kreatif.
Bazar ramadan ini diramaikan juga oleh pendatang dari berbagai daerah untuk menikmati kuliner dan melihat langsung beragam kegiatan yang diperlombakan. (*)
Penulis :Silfi Sarasvati | Editor : Syahrul
