Miris, Anak Kembar Penderita Thalasemia di Aceh Timur Butuh Biaya Berobat Ke Banda Aceh Tiada Biaya, Haji Uma Siap Bantu
Font Terkecil
Font Terbesar
ACEH TIMUR | PASESATU.COM - Dua anak kembar asal Gampong Blang Geulumpang, Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, harus berjuang melawan penyakit kelainan darah (thalasemia) yang diderita sejak 2019. Kondisi tersebut memaksa keduanya menjalani transfusi darah secara rutin untuk bertahan hidup.
Kedua anak tersebut, Afifah Zahidah dan Rafifah Azzahrani, diketahui harus menjalani transfusi darah paling lama setiap 20 hari sekali. Dalam praktiknya, keduanya bahkan harus menjalani transfusi hingga dua kali dalam sebulan.
Saat ini, keduanya kerap dibawa berobat ke rumah sakit di Kota Langsa. Namun, pihak medis menyarankan agar keduanya dirujuk ke rumah sakit dengan fasilitas lebih lengkap, seperti ke Medan atau ke RSUD dr. Zainoel Abidin.
Ayah kedua anak tersebut, Jailani, yang bekerja sebagai nelayan lepas, berharap anaknya dapat dirujuk ke Banda Aceh. Namun, keterbatasan biaya menjadi kendala utama bagi keluarga tersebut untuk melanjutkan pengobatan.
Kondisi ekonomi keluarga yang tergolong kurang mampu juga telah dibuktikan melalui surat keterangan resmi dari pemerintah desa setempat. Pihak keluarga pun telah mengajukan permohonan bantuan biaya pendampingan berobat kepada anggota DPD RI asal Aceh, Sudirman Haji Uma.
Menanggapi hal tersebut, Haji Uma menyatakan telah memberikan bantuan awal kepada keluarga untuk mendukung proses rujukan ke Banda Aceh, termasuk biaya pendamping dan transportasi.
“Saya sudah membantu biaya pendamping dan transportasi agar anak-anak ini bisa segera dirujuk ke Banda Aceh dan mendapatkan penanganan yang lebih baik,” ujar Haji Uma.
Ia menambahkan, pihaknya juga akan terus mengawal proses pengobatan kedua anak tersebut agar berjalan lancar.
“Kita akan terus dampingi dan berkoordinasi dengan pihak rumah sakit serta instansi terkait, supaya pengobatan mereka tidak terhambat lagi,” katanya.
Sementara itu, ayah kedua anak tersebut, Jailani, menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pak Haji Uma yang sudah membantu biaya dan mempermudah kami untuk berobat. Semoga Allah membalas kebaikan beliau,” ujarnya.
Ia berharap dukungan tersebut dapat membantu kesembuhan kedua anaknya yang selama ini harus bergantung pada transfusi darah secara rutin.(*)



