BERITA TERKINI

KBRI Riyadh Imbau WNI Tingkatkan Kewaspadaan di Tengah Eskalasi Situasi Timur Tengah

KBRI Riyadh Imbau WNI Tingkatkan Kewaspadaan di Tengah Eskalasi Situasi Timur Tengah

RIYADH | PASESATU.COM
— Kedutaan Besar Republik Indonesia di Riyadh (KBRI Riyadh) mengimbau seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Arab Saudi untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah.

Imbauan tersebut disampaikan setelah meningkatnya ketegangan regional yang dipicu laporan serangan yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Eskalasi tersebut menimbulkan kekhawatiran terhadap stabilitas keamanan di sejumlah negara kawasan Teluk, termasuk Arab Saudi.

Dalam pernyataan resminya, KBRI Riyadh meminta WNI tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. WNI juga diimbau untuk terus memantau perkembangan melalui sumber resmi, baik dari otoritas pemerintah setempat maupun dari perwakilan resmi Pemerintah Indonesia.

KBRI menekankan pentingnya melakukan lapor diri melalui portal Peduli WNI milik Kementerian Luar Negeri RI guna memudahkan proses pendataan serta koordinasi apabila terjadi keadaan darurat. Selain itu, WNI dianjurkan bergabung dalam grup komunikasi resmi paguyuban atau komunitas setempat agar memperoleh informasi yang cepat dan akurat.

Sebagai langkah antisipatif, WNI diminta memastikan dokumen penting, seperti paspor dan izin tinggal (iqama), tersimpan dengan baik dalam bentuk fisik maupun salinan digital. Perjalanan ke wilayah yang berpotensi terdampak konflik juga disarankan untuk ditunda apabila tidak bersifat mendesak.

KBRI Riyadh turut menyediakan layanan hotline darurat bagi WNI yang membutuhkan bantuan atau perlindungan konsuler. Perwakilan RI tersebut menegaskan bahwa hingga saat ini kondisi di Arab Saudi terpantau kondusif.

“Kami mengimbau seluruh WNI untuk tetap waspada dan mengikuti arahan resmi yang disampaikan otoritas setempat maupun KBRI,” demikian keterangan resmi KBRI Riyadh.

Meski situasi di Arab Saudi dinyatakan aman, kewaspadaan tetap diperlukan mengingat dinamika keamanan regional yang masih berkembang.

Penulis : Redaksi | Editor : Syahrul