Drs. Saiful Basri, M.A.P., Potret Birokrat Berpengalaman yang Konsisten Mengabdi untuk Aceh Utara
ACEH UTARA | PASESATU.COM — Perjalanan karier Drs. Saiful Basri, M.A.P. menjadi salah satu cerminan dedikasi panjang seorang aparatur sipil negara dalam membangun daerah. Lahir di Krueng Geukueh pada tahun 1970, Saiful Basri dikenal sebagai sosok birokrat yang tumbuh dan berkembang bersama dinamika pemerintahan di Kabupaten Aceh Utara.
Dengan latar belakang pendidikan administrasi pemerintahan, ia menempuh studi di Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara (STIA LAN) RI pada Program Studi Manajemen Program Pembangunan. Komitmennya terhadap peningkatan kapasitas diri terus berlanjut hingga berhasil meraih gelar Magister Administrasi Publik pada tahun 2017.
Bekal akademik tersebut berpadu dengan pengalaman lapangan yang matang. Sepanjang kariernya, Saiful Basri aktif mengikuti berbagai pendidikan dan pelatihan, mulai dari Diklat Administrasi Umum Lanjutan (ADUMLA), Diklat Kepemimpinan (PIM) Tingkat III, hingga pelatihan kepamongprajaan yang memperkuat kompetensinya sebagai pemimpin wilayah.
Karier birokrasi Saiful Basri dimulai pada tahun 1999 saat dipercaya sebagai Kasubbag Perizinan pada Bagian Ketertiban. Ia kemudian mengemban sejumlah jabatan strategis lainnya, seperti Kasubbag Produksi Daerah serta Kasubbag Sarana Perekonomian dan Produksi Daerah. Pengalaman ini menjadi fondasi penting sebelum dirinya dipercaya memimpin wilayah sebagai camat.
Namanya semakin dikenal ketika menjabat sebagai Camat Banda Baro pada periode 2007–2011. Kepemimpinannya berlanjut di Kecamatan Muara Batu (2011–2013) dan Kecamatan Dewantara (2013–2016). Dalam peran tersebut, Saiful Basri menunjukkan kapasitasnya sebagai pemimpin yang dekat dengan masyarakat serta responsif terhadap kebutuhan pelayanan publik.
Prestasi gemilang pun berhasil diraih. Pada tahun 2013, ia dinobatkan sebagai Camat Teladan tingkat Provinsi Aceh, yang kemudian mengantarkannya meraih penghargaan Camat Teladan Nasional pada tahun yang sama. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia saat itu, Susilo Bambang Yudhoyono, di Istana Negara pada 17 Agustus 2013.
Tak hanya itu, Saiful Basri juga dikenal sebagai sosok inovatif dalam mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik. Ia menjadi salah satu penggerak implementasi Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) di Kecamatan Dewantara. Program tersebut bahkan ditetapkan sebagai pilot project di Kabupaten Aceh Utara pada tahun 2013, dengan dampak nyata berupa pelayanan yang lebih cepat, efektif, dan mudah diakses masyarakat.
Kini, dengan pengalaman panjang yang dimiliki, Saiful Basri mengemban amanah sebagai Sekretaris DPRK Aceh Utara. Dalam peran tersebut, ia terus berupaya menghadirkan tata kelola administrasi yang profesional serta mendukung kinerja lembaga legislatif secara optimal.
Kiprah Saiful Basri menjadi bukti bahwa konsistensi, integritas, dan semangat pengabdian adalah fondasi utama dalam membangun pelayanan publik yang berkualitas. Sosoknya pun menjadi inspirasi bagi generasi ASN untuk terus berkontribusi bagi kemajuan daerah, khususnya di Bumi Pase.***
