Sawah Warga di Gampong Rambong Lop Masih Tertutup Lumpur Pasca Banjir
Endapan lumpur tebal serta sebaran batu di area persawahan dinilai berpotensi menurunkan kesuburan tanah dan menghambat masa tanam berikutnya. Kondisi tersebut memaksa petani mengeluarkan tenaga, waktu, dan biaya tambahan untuk membersihkan lahan sebelum dapat kembali digunakan.
Salah seorang petani setempat mengatakan, keberadaan lumpur dan batu membuat sawah tidak dapat digarap.
“Kalau lumpur dan batu ini tidak dibersihkan, sawah tidak bisa diolah. Kami berharap ada bantuan alat atau perhatian dari pemerintah,” ujarnya.
Situasi ini menambah beban masyarakat pascabencana, khususnya bagi petani yang menggantungkan penghasilan dari sektor pertanian.
Warga berharap pemerintah dan pihak terkait dapat segera mengambil langkah untuk membantu normalisasi lahan, agar aktivitas pertanian dapat kembali berjalan dan musim tanam berikutnya tidak terganggu.


