Mahasiswa KPM Mandiri 67 UIN Sultanah Nahrasiyah Dukung Pembelajaran Tajwid di Dewantara
Kegiatan ini berlangsung rutin setiap Senin hingga Kamis, pukul 14.00–15.30 WIB, dan diikuti oleh santri setempat di bawah bimbingan guru mengaji Darmawati, yang akrab disapa Umi Beud. Mahasiswa KPM hadir sebagai pendamping dalam proses pembelajaran.
Program ini difokuskan pada peningkatan kualitas bacaan Al-Qur’an, khususnya dalam pemahaman tajwid dan makharijul huruf. Melalui pendampingan tersebut, diharapkan para santri dapat membaca Al-Qur’an secara lebih fasih dan sesuai kaidah.
Proses belajar diawali dengan pengelompokan santri berdasarkan tingkat kemampuan, yakni kelompok Iqra dan kelompok Al-Qur’an. Pada kelompok Al-Qur’an, kegiatan dimulai dengan penyampaian materi tajwid, kemudian dilanjutkan dengan praktik membaca secara bergiliran. Setiap santri memperoleh koreksi langsung dari pengajar guna memperbaiki pelafalan.
Sementara itu, kelompok Iqra mendapatkan bimbingan sesuai tahap kemampuan masing-masing, sehingga pembelajaran dapat berlangsung lebih terarah.
Keterlibatan mahasiswa KPM dalam kegiatan ini tidak hanya sebatas pendampingan belajar, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pembinaan generasi muda dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an di lingkungan Desa Tambon Tunong. (*)


