Korban Banjir di Langkahan Harapkan Transparansi Penyaluran Daging Meugang
Saat ditemui, Kamis (12/2/2026), beberapa korban banjir menyampaikan harapan agar proses pembagian dilakukan secara terbuka dan tepat sasaran.
“Kami bukan tidak bersyukur, tapi ingin tahu bagaimana sistem pembagiannya. Supaya jelas dan tidak menimbulkan salah paham,” ujar salah seorang korban banjir.
Mereka berharap adanya transparansi terkait data penerima, jumlah daging yang disalurkan, serta kriteria prioritas. Mengingat sebagian keluarga masih dalam kondisi sulit pascabanjir, ketepatan penyaluran dinilai sangat penting.
Sementara itu, sejumlah tokoh masyarakat mengimbau agar persoalan ini tidak berkembang menjadi polemik. Mereka mendorong aparatur gampong dan panitia penyaluran untuk membuka ruang komunikasi serta menyampaikan penjelasan secara terbuka kepada warga.
Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan resmi dari aparatur gampong maupun panitia penyaluran terkait mekanisme pembagian daging meugang di wilayah tersebut.
Tradisi meugang di Aceh merupakan momentum kebersamaan menjelang Ramadhan. Warga berharap, mekanisme yang jelas dan transparan dapat memastikan seluruh masyarakat, termasuk korban banjir, merasakan kebahagiaan menyambut bulan suci.(*)

