BERITA TERKINI

BNPB Targetkan Huntara di Aceh Rampung Lima Hari Sebelum Lebaran

BNPB Targetkan Huntara di Aceh Rampung Lima Hari Sebelum Lebaran
Salah satu kondisi rumah warga yang rusak akibat terjangan banjir bandang pada 26 November 2025 lalu. Foto Syahrul Usman/pasesatu.

ACEH UTARA| PASESATU.COM
  – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menargetkan pembangunan rumah hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak banjir di Aceh selesai paling lambat lima hari sebelum Hari Raya Idulfitri 1447 H.

Perwakilan BNPB, Heri S., menyampaikan hal itu usai rapat koordinasi di Balai Kecamatan Tanah Jambo Aye, yang dihadiri Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil, Asisten III M. Nasir, Kalaksa BPBD Fauzan, Anggota DPRK Aceh Utara Hamdani, Kabag Ops Polres Aceh Utara, perwakilan BNPB, serta perwakilan masyarakat dari lima kecamatan pada Sabtu (28/02/2026). 

“Targetnya lima hari sebelum Lebaran harus selesai seluruhnya,” kata Heri, Sabtu (28/2), menegaskan komitmen agar warga dapat kembali menempati rumah layak sebelum Lebaran.

Hingga kini, sebagian warga masih tinggal di tenda darurat atau rumah terdampak lumpur. Proses pembangunan dilakukan bertahap menyesuaikan data dan tambahan usulan dari desa. Progres huntara bervariasi: ada yang selesai, dalam pengerjaan, dan baru mulai dibangun setelah verifikasi tambahan.

Terkait verifikasi data, BNPB tidak memulai dari nol. Data sebelumnya yang masuk kategori Tidak Memenuhi Kriteria (TMK) kerusakan fisik diverifikasi ulang sesuai dampak lumpur di lapangan, dengan rekomendasi kepala desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan kecamatan. Tanah Jambo Aye menjadi wilayah dengan penanganan paling kompleks karena minim informasi awal dan miskomunikasi kriteria bantuan.

Heri menegaskan, mekanisme pengadaan dalam kondisi darurat berbeda dengan pengadaan reguler. “Bencana tidak direncanakan. Anggarannya dana siap pakai, tetap ada verifikasi dan audit karena ini uang negara,” jelasnya. Pencairan dana dilakukan bertahap sesuai progres pekerjaan dan administrasi.

Dengan target lima hari sebelum Lebaran, pemerintah berharap seluruh warga terdampak di Tanah Jambo Aye bisa menempati huntara dan merayakan Idulfitri lebih aman dan nyaman.(*) 

Penulis :  Abdul Rafar | Editor : Syahrul