Cahaya dan Senyuman di Tengah Sisa Banjir, AOC Hadir untuk Anak Negeri di Langkahan
Kegiatan pendampingan psikososial tersebut dipimpin oleh Pimpinan AOC, Teuku Muhammad, yang akrab disapa Mister, bersama tim relawan. Berbagai aktivitas edukatif dilakukan di ruang terbuka, seperti bermain, menggambar, bernyanyi, serta komunikasi interaktif untuk membantu anak-anak mengurangi rasa takut dan tekanan psikologis akibat banjir.
Pembina AOC, PYM Sultan Malik Samudera Pasai Teuku Haji Badruddin Syah Zhilullah Fil ‘Alam, menegaskan bahwa dampak bencana tidak hanya dirasakan secara fisik, tetapi juga meninggalkan luka psikologis yang mendalam, khususnya bagi anak-anak.
“Banjir tidak hanya merusak rumah dan harta benda, tetapi juga menyisakan trauma. Trauma healing ini menjadi bagian penting dalam proses pemulihan, terutama bagi anak-anak,” ujar PYM Sultan, Senin (19/1/2026).
Selama kegiatan berlangsung, anak-anak tampak antusias mengikuti setiap aktivitas yang dipandu relawan. Senyuman dan tawa mulai terlihat, menggantikan ketakutan yang sebelumnya dirasakan sejak banjir melanda desa mereka.
Selain mendampingi anak-anak, relawan AOC juga memberikan edukasi ringan kepada para orang tua tentang pentingnya dukungan emosional dan perhatian terhadap kondisi psikologis keluarga dalam masa pemulihan pascabencana.
Warga Desa Geudumbak menyambut positif kegiatan tersebut dan berharap pendampingan psikologis dapat terus berlanjut hingga kondisi mental masyarakat benar-benar pulih, seiring dengan proses pemulihan lingkungan dan kehidupan sosial pascabanjir.
AOC menegaskan komitmennya untuk terus hadir membantu masyarakat terdampak bencana, tidak hanya melalui penyaluran bantuan kemanusiaan, tetapi juga dengan dukungan pemulihan psikososial yang berkelanjutan.(*)
