Pasca pascabanjir Masyarakat Mulai Diserang Penyakit
Font Terkecil
Font Terbesar
ACEH UTARA | PASESATU.COM — Pasca banjir yang melanda sejumlah wilayah pedalaman di Kabupaten Aceh Utara, kondisi kesehatan warga kian mengkhawatirkan. Warga di pedalaman Kecamatan Langkahan, Kecamatan Tanah Jambo Aye, dan Kecamatan Baktiya dilaporkan banyak terserang penyakit kulit berupa gatal-gatal serta Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Aisyah, warga pedalaman Kecamatan Tanah Jambo Aye, mengatakan bahwa sejak banjir surut, banyak warga—terutama anak-anak dan lansia—mengeluhkan gatal-gatal di sekujur tubuh serta batuk, pilek, dan sesak napas. Hal itu disampaikannya pada Jumat, 19 Desember 2025.
“Air banjir lama menggenangi rumah dan kebun. Setelah surut, kulit kami banyak yang gatal-gatal, anak-anak juga banyak yang batuk dan pilek,” ujar Aisyah.
Menurut warga, sumber penyakit diduga berasal dari air banjir yang tercemar lumpur, limbah, serta minimnya akses air bersih pasca-bencana. Selain itu, kondisi rumah yang lembap dan dingin turut memperparah gangguan pernapasan.
Warga mengaku kesulitan mendapatkan layanan kesehatan karena jarak fasilitas medis yang jauh serta keterbatasan transportasi akibat infrastruktur yang rusak pasca banjir. Hingga kini, sebagian wilayah pedalaman masih mengandalkan pengobatan seadanya.
“Kami sangat berharap ada bantuan obat-obatan dan tim kesehatan yang turun langsung ke desa-desa pedalaman,” tambah Aisyah.
Situasi ini menambah daftar panjang dampak banjir di Aceh Utara, tidak hanya merusak rumah dan lahan pertanian, tetapi juga mengancam kesehatan masyarakat. Warga berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera melakukan penanganan serius, terutama pelayanan kesehatan darurat, distribusi obat-obatan, serta penyediaan air bersih bagi masyarakat terdampak.
