BERITA TERKINI

Pustu Matang Jeulikat Terendam Banjir, Pelayanan Dipindah ke Meunasah


ACEH UTARA | PASESATU.COM
— Banjir yang melanda Aceh Utara pada Minggu, 23 November 2025, juga merendam Pustu Matang Jeulikat. Akibatnya, pelayanan kesehatan bagi masyarakat sementara dipindahkan ke Meunasah Matang Jeulikat untuk memastikan akses layanan tetap berjalan.

Pustu Matang Jeulikat merupakan fasilitas kesehatan penting yang melayani tiga desa, yakni Desa Matang Jeulikat, Desa Darul Aman, dan Desa Cot Patisah. Dengan kondisi bangunan yang terendam air, petugas kesehatan harus bekerja ekstra untuk menjangkau warga yang membutuhkan pertolongan medis.

“Kami tetap berusaha melayani masyarakat meski fasilitas terendam. Untuk sementara, semua kegiatan pelayanan dipusatkan di meunasah agar warga tetap bisa mendapatkan obat dan pemeriksaan dasar,” kata Ainul Mardhiah, SKM., MKM, Kepala Puskesmas Blang Geulumpang.

Beberapa pasien yang mendapat pelayanan di meunasah antara lain:
  • Jowyah, 50 tahun, diagnosa ISPA
  • Razali, 58 tahun, diagnosa Bronchittis
  • Zalikha, 53 tahun, diagnosa Reumatik
Warga setempat mengaku terbantu dengan langkah cepat petugas kesehatan.Jowyah salah seorang warga Cot Patisah, mengatakan, “Kami khawatir tidak bisa mendapatkan pelayanan karena banjir, tapi dengan dipindahnya pelayanan ke meunasah, anak-anak dan lansia tetap bisa diperiksa dan mendapatkan obat.”

Banjir yang terjadi di Matang Jeulikat tidak hanya berdampak pada fasilitas kesehatan, tetapi juga mengganggu aktivitas sehari-hari warga. Beberapa rumah warga terendam, dan akses jalan antar-desa menjadi terbatas. Petugas Pustu bekerja sama dengan aparat desa untuk mendata pasien yang membutuhkan pertolongan segera dan memastikan pelayanan berjalan lancar.

Masyarakat dihimbau untuk tetap waspada dan menjaga kesehatan selama banjir. Petugas juga menyarankan warga untuk segera melapor jika ada anggota keluarga yang sakit atau membutuhkan bantuan medis. Meski terdampak bencana, semangat pelayanan Pustu Matang Jeulikat tetap menjadi penopang kesehatan warga di tiga desa terdampak banjir. (*)