Diaspora Aceh di Malaysia Soroti Pemadaman Listrik dan Kelangkaan Gas 3 Kg di Tanah Air
Font Terkecil
Font Terbesar
MALAYSIA | PASESATU.COM — Ketua Group Aceh Bersatu (GAB) Malaysia, Junaidi R., menyampaikan kekecewaannya terhadap pemadaman listrik berulang dan kelangkaan Elpiji 3 kilogram yang kembali terjadi di berbagai wilayah Aceh. Hal tersebut ia sampaikan melalui video call dengan Pasesatu, Minggu, 16 November 2025.
Dalam percakapan tersebut, Junaidi menegaskan bahwa persoalan ini telah menimbulkan keresahan dan kerugian bagi masyarakat, khususnya rumah tangga dan pelaku usaha kecil yang sangat bergantung pada listrik dan gas bersubsidi.
“Pemadaman listrik yang berulang dan kelangkaan gas ini bukan hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga menunjukkan lemahnya sistem pengawasan. Pemerintah harus memastikan pasokan energi berjalan lancar sesuai ketentuan,” ujar Junaidi.
Ia menyoroti pentingnya meningkatkan pengawasan terhadap distribusi Elpiji 3 kilogram, mulai dari agen hingga pengecer, agar harga tetap sesuai dengan harga eceran resmi dan tidak memberatkan warga. Menurutnya, persoalan ini dapat diminimalkan bila terdapat koordinasi yang baik antara PLN, Pertamina, dan aparat terkait di daerah.
Fenomena pemadaman listrik dan kelangkaan Elpiji 3 kilogram menjadi perhatian publik lantaran terus berulang dalam beberapa minggu terakhir. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat memicu dampak sosial ekonomi yang lebih luas apabila tidak segera ditangani.
Melalui pernyataannya dari Malaysia, Junaidi menegaskan bahwa kepedulian diaspora Aceh terhadap situasi energi di tanah air tetap tinggi, dan ia berharap pemerintah dapat mengambil langkah konkret guna menormalkan kembali pasokan listrik dan gas bagi masyarakat. (*)
