Banjir Aceh Utara: 66 Rumah Rusak Berat, 57 Tanggul Jebol, dan 27 Jembatan Terputus
ACEH UTARA | PASESATU.COM – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara melaporkan pembaruan data kerusakan infrastruktur dan fasilitas umum akibat banjir besar yang melanda wilayah tersebut sejak 22 hingga 30 November 2025.
Juru Bicara Pemerintah Aceh Utara, Muntasir Ramli, menyampaikan bahwa banjir juga mengakibatkan korban jiwa dan kerusakan yang luas di berbagai sektor.
Menurut laporan terbaru BPBD Aceh Utara per Ahad (30/11/2025) pukul 18.00 WIB, banjir telah menyebabkan 78 warga meninggal dunia dan 51 orang masih hilang.
Muntasir Ramli menyebutkan bahwa banjir berdampak besar pada bangunan publik dan pemukiman penduduk. Data sementara mencatat:
-
Rumah rusak:
- Rusak berat: 66 unit
- Rusak sedang: 67 unit
- Rusak ringan: 60 unit
-
Tanggul rusak: 57 titik
-
Jembatan rusak: 27 unit
-
Sekolah terdampak: 101 unit
-
Kerusakan juga terjadi pada box culvert di ruas Jalan Paya Bakong–Pante Bahagia.
Sektor pertanian dan perikanan yang menjadi sumber ekonomi masyarakat turut mengalami kerusakan signifikan. Laporan menunjukkan:
- Sawah terendam: 12.782 hektare
- Tambak rusak atau terendam: 10.653 hektare
Banjir Aceh Utara dipicu oleh kedangkalan sungai, cuaca ekstrem, serta intensitas hujan tinggi selama lima hari berturut-turut. Kondisi diperburuk oleh jebolnya beberapa tanggul di Krueng Pase, Krueng Peutou, serta meluapnya sejumlah sungai besar seperti Krueng Keureuto, Krueng Ajo, Krueng Nisam, Krueng Langkahan, Krueng Jambo Aye, dan Krueng Sawang.
Kerusakan ini menyebabkan lumpuhnya berbagai fasilitas dasar. Jaringan listrik dan komunikasi di banyak wilayah masih padam, sementara akses jalan di sejumlah kecamatan belum pulih sepenuhnya.
Pemerintah Aceh Utara menyatakan bahwa data kerusakan ini bersifat sementara. “Pendataan di lapangan terkendala karena hampir seluruh wilayah masih mengalami pemadaman komunikasi,” ujar Muntasir Ramli.
Ia menambahkan bahwa pembaruan data akan disampaikan secara berkala seiring membaiknya akses menuju lokasi-lokasi terdampak.(*)
