BERITA TERKINI

Panen Padi di Tanah Jambo Aye, Combine Harvester Lebih Hemat 55,6%


ACEH UTARA | PASESATU.COM
- Sebuah Gampong, Di Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh Panen padi tahun ini menghadirkan tantangan tersendiri. 

Seorang anak tampak bermain sepeda di jalan setapak sawah, mengenakan kaos biru cerah dan celana olahraga panjang. 

Senyum ceria di wajahnya berubah panik ketika melihat combine harvester terjebak lumpur akibat hujan beberapa hari sebelumnya.

Sawah yang menguning menandakan padi siap dipanen, namun lumpur menghambat alat berat. Jika panen dilakukan manual, biaya jauh lebih tinggi. Untuk luas 10.000 m², biaya panen manual mencapai Rp6.750.000 dengan ongkos per kg Rp1.350, sedangkan menggunakan combine harvester hanya Rp3.000.000 atau Rp600 per kg, lebih hemat 55,6% atau setara Rp3.750.000.

Dalam kondisi ini, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Aceh Utara harus memberikan bimbingan teknis dan pendampingan langsung agar petani dapat memadatkan tanah, menggunakan pupuk organik, dan mengelola sawah secara optimal. 

Dinas bertugas memberikan pembinaan, pengendalian, fasilitasi, pelayanan teknis, dan penyuluhan sesuai tupoksinya.

Dinas Pertanian Provinsi Aceh membantu perumusan kebijakan dan supervisi program di kabupaten/kota, sementara lembaga penelitian memberikan rekomendasi struktur tanah dan pupuk. Di tingkat nasional, Kementerian Pertanian RI mengimbau petani memantau kelembapan tanah, menjaga drainase, dan menggunakan pupuk organik untuk meningkatkan efisiensi panen.

Koordinasi semua pihak diyakini akan membuat panen berikutnya lebih lancar, mendukung ketahanan pangan Aceh Utara dan nasional sesuai Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Pengalaman ini menjadi pelajaran bagi generasi muda tentang kerja keras, ketekunan, dan pentingnya pertanian dalam menjaga kedaulatan pangan. (*)