BMKG Peringatkan Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah Aceh
ACEH | PASESATU.COM — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan pembaruan peringatan dini cuaca untuk sejumlah wilayah di Aceh pada Rabu (7/10/2026) sore. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang berpotensi disertai kilat atau petir dan angin kencang diprakirakan mulai terjadi sekitar pukul 17.42 WIB.
Berdasarkan informasi peringatan dini BMKG yang diperbarui pukul 17.32 WIB, cuaca ekstrem tersebut berpotensi terjadi di sejumlah kecamatan yang tersebar di beberapa kabupaten dan kota di Aceh.
Wilayah yang masuk dalam peringatan dini meliputi Kabupaten Aceh Selatan, Aceh Tenggara, Aceh Barat, Aceh Besar, Aceh Singkil, Gayo Lues, Nagan Raya, Aceh Tamiang, serta Kota Subulussalam.
Di Aceh Selatan, wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Kluet Tengah, Bakongan Timur, Kota Bahagia, dan Trumon Tengah.
Di Aceh Tenggara, peringatan mencakup Babul Makmur, Darul Hasanah, Babul Rahmah, Deleng Pokhkisen, dan Tanoh Alas.
Sementara di Aceh Barat, wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat meliputi Kaway XVI, Woyla, Bubon, Pante Ceureumen, Woyla Barat, Woyla Timur, dan Panton Reu.
Untuk Aceh Besar, wilayah yang masuk peringatan dini adalah Indrapuri, Koto Cot Glie, Darul Kamal, dan Leupung. Adapun di Aceh Singkil, mencakup Simpang Kanan, Danau Paris, dan Suro Makmur.
Peringatan juga berlaku untuk sejumlah wilayah di Gayo Lues, yakni Rikit Gaib, Pining, Dabun Gelang, Tripe Jaya, dan Pantan Cuaca. Di Nagan Raya, wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Seunagan dan Seunagan Timur.
Sementara di Aceh Tamiang, peringatan dini mencakup Kecamatan Tenggulun. Untuk Kota Subulussalam, wilayah yang masuk dalam peringatan adalah Simpang Kiri, Penanggalan, dan Sultan Daulat.
Berpotensi Meluas
BMKG juga memperkirakan kondisi cuaca tersebut dapat meluas ke sejumlah wilayah lainnya.
Di Aceh Selatan, potensi perluasan mencakup Kluet Utara, Kluet Selatan, Meukek, Samadua, Sawang, Tapaktuan, Pasi Raja, dan Kluet Timur.
Di Aceh Tenggara, potensi perluasan mencakup Kecamatan Ketambe. Sementara di Aceh Timur, wilayah yang dapat terdampak meliputi Serbajadi dan Simpang Jernih.
Potensi perluasan juga mencakup Linge, Pegasing, dan Jagong Jeget di Aceh Tengah; Johan Pahlawan, Samatiga, dan Arongan Lambalek di Aceh Barat; serta Singkil, Gunung Meriah, Singkil Utara, dan Pulau Banyak Barat di Aceh Singkil.
Di Gayo Lues, wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Blangkejeren, Kutapanjang, Terangun, Blangpegayon, Putri Betung, dan Blangjerango.
Sementara di Aceh Jaya, potensi perluasan mencakup Kecamatan Teunom. Di Nagan Raya, wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Kuala, Beutong, Kuala Pesisir, dan Tadu Raya.
Adapun di Aceh Tamiang, potensi perluasan mencakup Tamiang Hulu, Bandar Pusaka, dan Sekerak.
BMKG memperkirakan kondisi tersebut masih dapat berlangsung hingga sekitar pukul 22.03 WIB.
Masyarakat di wilayah yang masuk dalam peringatan dini diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan hujan lebat, petir, dan angin kencang, terutama terhadap potensi dampak yang dapat ditimbulkan oleh cuaca ekstrem.
Peringatan dini tersebut merupakan produk nowcasting, yakni gambaran kondisi cuaca saat ini dan prakiraan cuaca ekstrem untuk jangka sangat pendek, yakni hingga enam jam ke depan.
Informasi tersebut dikeluarkan oleh Prakirawan BMKG Aceh sebagai bagian dari layanan peringatan dini cuaca ekstrem.***



