BERITA TERKINI

Peringatan 800 Tahun Samudera Pase Jadi Panggung Kreativitas Pelajar Aceh Utara

Peringatan 800 Tahun Samudera Pase Jadi Panggung Kreativitas Pelajar Aceh Utara

ACEH UTARA | PASESATU.COM
— Peringatan 800 tahun Samudera Pase tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang sejarah dan kebudayaan masa lalu, tetapi juga dimanfaatkan sebagai ruang bagi pelajar Aceh Utara untuk menampilkan kreativitas dan keterampilan mereka.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Utara menghadirkan berbagai karya pelajar dalam stan pada rangkaian Piasan Rakyat Samudera Pase yang digelar dalam rangka memperingati 800 tahun Samudera Pase.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Utara, Jamaluddin, mengatakan karya yang ditampilkan merupakan bagian dari proyek pengembangan kreativitas siswa melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di satuan pendidikan.

“Yang kami tampilkan di stan Dinas Pendidikan merupakan proyek P5 dari siswa-siswa kita. Ini sebuah bentuk kreativitas siswa di satuan pendidikan,” kata Jamaluddin pada Selasa (08/09/2026). 

Menurut dia, pelaksanaan P5 memberikan ruang kepada siswa untuk mengembangkan potensi di luar kemampuan akademik. Melalui berbagai proyek, siswa didorong untuk mengasah kreativitas, keterampilan, kemampuan bekerja sama, serta berkomunikasi.

Jamaluddin mengatakan proses pendidikan tidak semata-mata berorientasi pada pencapaian akademik. Menurutnya, siswa juga perlu dibekali keterampilan yang dapat mendukung mereka ketika berinteraksi dengan masyarakat dan menghadapi kehidupan setelah menyelesaikan pendidikan.

“Kita ingin anak-anak Aceh Utara mampu dalam akademik dan juga memiliki keterampilan, kemampuan membangun jaringan serta public speaking,” ujarnya.

Keterlibatan pelajar dalam Piasan Rakyat Samudera Pase juga memberikan kesempatan kepada mereka untuk memperkenalkan hasil karya secara langsung kepada masyarakat.

Jamaluddin menilai pengalaman tersebut penting bagi siswa karena proses pembelajaran tidak hanya berlangsung di ruang kelas. Interaksi langsung dengan masyarakat dan lingkungan kebudayaan, kata dia, dapat menjadi bagian dari proses pembentukan keterampilan dan kepercayaan diri siswa.

Selain menjadi ruang ekspresi kreativitas, keterlibatan pelajar dalam peringatan 800 tahun Samudera Pase juga dinilai dapat membantu mengenalkan sejarah dan kebudayaan daerah kepada generasi muda.

Jamaluddin berharap ruang bagi kreativitas pelajar terus diperluas sehingga potensi generasi muda Aceh Utara dapat berkembang dan memberikan kontribusi bagi daerah.***

Penulis: Syahrul Usman