BERITA TERKINI

Milad ke-800 Samudera Pasai Digelar, Jalur Nasional Medan–Banda Aceh Macet hingga 5 Kilometer

Milad ke-800 Samudera Pasai Digelar, Jalur Nasional Medan–Banda Aceh Macet hingga 5 Kilometer

ACEH UTARA | PASESATU.COM
— Perayaan Milad ke-800 Samudera Pasai di Aceh Utara berdampak terhadap arus lalu lintas di jalur nasional Medan–Banda Aceh, Sabtu (12/9/2026) malam.

Berdasarkan pantauan di lokasi, antrean kendaraan dari arah timur atau Medan mengular hingga sekitar 5 kilometer. Sementara itu, arus kendaraan dari arah barat mengalami kepadatan dan bergerak perlahan di sekitar lokasi kegiatan.

Kondisi tersebut menyebabkan perjalanan pengguna jalan tersendat. Kendaraan pribadi, angkutan umum, dan kendaraan antardaerah yang melintasi jalur nasional harus mengurangi kecepatan akibat kepadatan arus lalu lintas.

Sejumlah personel Satuan Lalu Lintas Polres Aceh Utara bersama petugas Dinas Perhubungan Aceh Utara terlihat mengatur arus kendaraan di depan Kantor Bupati Aceh Utara. Petugas melakukan pengaturan lalu lintas untuk membantu menjaga kelancaran arus kendaraan di tengah kepadatan yang terjadi.

Kemacetan terjadi saat kawasan pelaksanaan Milad ke-800 Samudera Pasai dipadati masyarakat dan kendaraan. Situasi tersebut turut menjadi perhatian pengguna jalan yang melintas di jalur nasional Medan–Banda Aceh.

Jalur nasional tersebut merupakan salah satu akses utama yang menghubungkan wilayah di Aceh dengan Sumatera Utara dan digunakan oleh kendaraan masyarakat maupun angkutan antardaerah.

Kondisi lalu lintas selama pelaksanaan kegiatan berskala besar menjadi perhatian karena tingginya mobilitas kendaraan di jalur tersebut. Pengaturan arus lalu lintas, parkir kendaraan, serta rekayasa lalu lintas menjadi sejumlah aspek penting dalam penyelenggaraan kegiatan yang melibatkan konsentrasi massa dalam jumlah besar.

Kehadiran personel kepolisian dan petugas perhubungan di lapangan menjadi bagian dari upaya mengatur arus kendaraan selama kegiatan berlangsung.

Hingga berita ini ditulis, kepadatan lalu lintas masih terjadi di sekitar lokasi kegiatan berdasarkan pantauan di lapangan.

Kondisi tersebut menjadi catatan bagi panitia dan pihak terkait untuk terus meningkatkan pengelolaan lalu lintas pada kegiatan berskala besar, sehingga aktivitas masyarakat dan kendaraan yang melintasi jalur nasional tetap dapat berlangsung dengan lancar.***

Editor : Syahrul