BERITA TERKINI

Haul Majlis Arafah IV dan Maulid Nabi di Matang Kuli: Ketika Doa Menyatukan Pemerintah dan Masyarakat.

Haul Majlis Arafah IV dan Maulid Nabi di Matang Kuli: Ketika Doa Menyatukan Pemerintah dan Masyarakat.

ACEH UTARA | PASESATU.COM
– Malam penuh khidmat dan kebersamaan mewarnai pelaksanaan Haul Majlis Arafah ke-IV sekaligus peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H yang digelar di Masjid Besar Al-Khalifah Ibrahim, Kecamatan Matang Kuli, Aceh Utara, Sabtu malam (12/9/2026).

Bukan sekadar rangkaian kegiatan keagamaan, acara tersebut menjadi momentum yang mempertemukan pemerintah, ulama, tokoh masyarakat dan jamaah dalam suasana penuh keakraban serta persaudaraan.

Forkopincam Matang Kuli memberikan apresiasi atas suksesnya pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, kelancaran acara tidak terlepas dari kekompakan panitia, Badan Kemakmuran Masjid (BKM), remaja masjid, tokoh agama, tokoh masyarakat serta dukungan seluruh masyarakat.

Kerja sama yang terbangun dinilai menjadi bukti bahwa ketika masyarakat bersatu, sebuah kegiatan keagamaan dapat berlangsung dengan tertib, aman dan penuh kekhusyukan.

Forkopincam juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan keagamaan di masjid-masjid sebagai bagian dari pembinaan mental dan spiritual masyarakat sekaligus memperkuat komunikasi sosial di tengah kehidupan masyarakat.

Sementara itu, Ketua MPC Pemuda Pancasila Aceh Utara, Ali Quba, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Wakil Bupati Aceh Utara Tarmizi, S.I.Kom atau Tarmizi Panyang, Forkopincam Matang Kuli, jamaah Majlis Arafah, para tokoh agama, tokoh masyarakat serta seluruh masyarakat yang hadir.

Menurut Ali Quba, kehadiran berbagai unsur tersebut memiliki makna yang lebih dalam daripada sekadar menghadiri sebuah acara.

“Ini adalah wujud kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat. Ketika kita duduk bersama dalam suasana keagamaan, tidak ada jarak antara pejabat, tokoh masyarakat dan jamaah. Yang ada adalah rasa persaudaraan dan kebersamaan,” ungkap Ali Quba, Minggu (13/9/2026).

Ia berharap semangat kebersamaan yang terlihat dalam peringatan Haul Majlis Arafah dan Maulid Nabi tersebut tidak berhenti pada malam acara, tetapi terus hidup dalam kehidupan sosial masyarakat.

Sebab, di tengah berbagai tantangan kehidupan, kekuatan sebuah daerah bukan hanya terletak pada pembangunan fisik, tetapi juga pada kuatnya persaudaraan, kepedulian dan keimanan masyarakatnya.

Malam itu, lantunan doa dan selawat bukan hanya memenuhi ruang Masjid Besar Al-Khalifah Ibrahim. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa pemerintah dan masyarakat akan lebih kuat ketika berjalan bersama, saling menghormati dan saling menguatkan dalam kebaikan.***

Editor : Syahrul