BERITA TERKINI

Dari Tengah Banjir ke Pulau Weh, Suradji Junus Kembali Sambut Camat Pante Bidari

Dari Tengah Banjir ke Pulau Weh, Suradji Junus Kembali Sambut Camat Pante Bidari

SABANG | PASESATU.COM — Wakil Wali Kota Sabang, Drs. H. Suradji Junus, kembali bertemu dengan Camat Pante Bidari, Darkasyi, S.E., dalam suasana yang berbeda. Jika sebelumnya keduanya bertemu saat Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, dilanda banjir bandang, kali ini pertemuan berlangsung dalam suasana hangat di Kota Sabang, Sabtu (12/9/2026).

Rombongan Kecamatan Pante Bidari disambut langsung oleh Suradji Junus saat tiba di Kota Sabang. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari silaturahmi antardaerah yang memiliki cerita tersendiri bagi kedua pihak.

Beberapa bulan sebelumnya, Suradji Junus bersama jajaran Pemerintah Kota Sabang mendatangi Kecamatan Pante Bidari ketika wilayah tersebut dilanda banjir bandang. Saat itu, rombongan membawa bantuan kemanusiaan untuk masyarakat yang terdampak bencana.

Di tengah kondisi masyarakat yang menghadapi dampak bencana, mulai dari kerusakan rumah dan kehilangan harta benda hingga terganggunya mata pencaharian, Suradji Junus bertemu dengan Darkasyi. Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana keprihatinan.

Kini, keduanya kembali dipertemukan dalam keadaan yang berbeda. Darkasyi bersama rombongan Kecamatan Pante Bidari diterima Suradji Junus dalam suasana santai setelah tiba di Sabang.

Silaturahmi diawali dengan bincang-bincang sambil menikmati kopi di salah satu kafe di pusat Kota Sabang. Setelah itu, Suradji Junus mendampingi rombongan mengunjungi sejumlah destinasi wisata di Pulau Weh.

Panorama laut, perbukitan, dan sejumlah objek wisata menjadi bagian dari perjalanan rombongan Pante Bidari selama berada di Sabang.

Kebersamaan tersebut berlanjut hingga malam hari. Dalam kesempatan itu, Suradji Junus berbagi cerita mengenai sejarah Kota Sabang, potensi alam dan pariwisata, serta perkembangan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah tersebut.

“Kota Sabang cukup terkenal dengan kekayaan dan keindahan alamnya. Selain itu, hasil alam serta kreasi produk UMKM yang beragam juga menjadi potensi wisata yang dapat menyejahterakan masyarakat,” ujar Suradji Junus.

Bagi Darkasyi, sambutan tersebut memiliki makna tersendiri karena mengingatkannya pada kepedulian Suradji Junus ketika masyarakat Pante Bidari menghadapi bencana banjir.

“Kami sangat berterima kasih atas sambutan yang luar biasa ini. Pertemuan kami dengan Pak Suradji bukanlah pertemuan biasa. Dulu beliau hadir ke Pante Bidari saat masyarakat kami sedang dilanda musibah banjir, dan hari ini beliau kembali menyambut kami dengan penuh kehangatan di Sabang. Ini menjadi kenangan yang sangat berarti bagi kami,” kata Darkasyi.

Darkasyi mengatakan hubungan antardaerah tidak hanya dapat dibangun melalui hubungan pemerintahan, tetapi juga melalui kepedulian dan rasa kemanusiaan.

“Kami pulang bukan hanya membawa cerita tentang indahnya Sabang, tetapi juga membawa pelajaran bahwa kemanusiaan dan persaudaraan akan selalu menjadi jembatan yang menghubungkan kita,” ujarnya.

Kunjungan rombongan Kecamatan Pante Bidari ke Sabang pun tidak sekadar menjadi agenda perjalanan dan menikmati keindahan Pulau Weh. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari silaturahmi yang terjalin setelah kedua daerah sebelumnya dipertemukan dalam situasi bencana.

Pertemuan Suradji Junus dan Darkasyi menunjukkan bahwa kepedulian yang hadir ketika masyarakat menghadapi bencana dapat menjadi awal terbangunnya hubungan yang lebih erat antardaerah.

Jika sebelumnya Suradji Junus datang ke Pante Bidari membawa bantuan dan kepedulian saat banjir melanda, kini giliran Camat Pante Bidari bersama rombongan berkunjung ke Sabang dan mendapat sambutan dari Suradji Junus.***

Editor : Syahrul