BERITA TERKINI

Muhammad Johan Siap Jalani Ujian Promosi Doktor di UPI, Bawa Gagasan Inovasi Pendidikan untuk Aceh Utara


BANDUNG | PASESATU.COM 
– Kiprah putra daerah Aceh Utara di dunia akademik kembali mencatatkan momentum penting. Muhammad Johan dijadwalkan menjalani Ujian Promosi Doktor pada Program Studi Administrasi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Jumat, 21 Agustus 2026.

Ujian tersebut dijadwalkan berlangsung pukul 16.00–18.00 WIB di Ruang PkRe Lantai 10 Gedung FIP UPI, Bandung. Muhammad Johan akan mempresentasikan sekaligus mempertahankan disertasi yang mengangkat isu strategis dalam pengembangan mutu pendidikan, khususnya pada jenjang SMA di Kabupaten Aceh Utara.

Disertasi berjudul Model Implementasi Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah dalam Pengembangan Inovasi Pembelajaran untuk Peningkatan Mutu Pendidikan SMA di Kab. Aceh Utara.”

Mengangkat Kepemimpinan dan Inovasi Pembelajaran

Melalui penelitian tersebut, Muhammad Johan menawarkan perhatian khusus terhadap pentingnya kepemimpinan transformasional kepala sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang adaptif terhadap perubahan.

Kepala sekolah tidak hanya ditempatkan sebagai pengelola administrasi sekolah, tetapi juga sebagai figur strategis yang memiliki peran dalam membangun budaya inovasi, mendorong kreativitas guru, serta mengarahkan sekolah untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran.

Gagasan tersebut menjadi semakin relevan di tengah tuntutan dunia pendidikan yang terus berkembang. Sekolah dituntut mampu beradaptasi dengan perubahan, termasuk dalam penerapan inovasi pembelajaran dan penguatan kualitas sumber daya manusia.

Fokus penelitian pada SMA di Kabupaten Aceh Utara juga memperlihatkan perhatian Muhammad Johan terhadap pengembangan pendidikan di daerah asalnya.

Didampingi Akademisi UPI

Dalam Ujian Promosi Doktor tersebut, Muhammad Johan akan menjalani proses akademik di hadapan jajaran akademisi yang ditunjuk.

Prof. Dr. Johar Permana, M.A. bertindak sebagai promotor, sedangkan Prof. Dr. Diding Nurdin, S.Ag., M.Pd. sebagai ko-promotor.

Sementara itu, tim penguji terdiri atas Dr. Asep Suryana, M.Pd. sebagai anggota, Dr. Taufani C. Kurniatun, M.Si. sebagai penguji internal, serta Dr. Sonny Muhammad I. Mangkuinata, S.E., M.Si., M.Pd. sebagai penguji eksternal.

Kehadiran para akademisi tersebut menjadi bagian penting dalam proses pengujian terhadap kualitas penelitian, argumentasi ilmiah, serta kontribusi akademik yang ditawarkan melalui disertasi.

Dari Aceh Utara untuk Pendidikan

Bagi Muhammad Johan, penelitian ini tidak sekadar menjadi bagian dari perjalanan untuk meraih gelar doktor. Gagasan yang diangkat juga membawa semangat untuk berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Aceh Utara.

Model kepemimpinan transformasional yang dikaji diharapkan dapat menjadi salah satu referensi dalam memperkuat peran kepala sekolah sebagai penggerak perubahan dan inovasi di lingkungan pendidikan.

Melalui pendekatan tersebut, peningkatan mutu pendidikan diharapkan tidak hanya bertumpu pada pembangunan sarana dan prasarana, tetapi juga pada kualitas kepemimpinan, kreativitas pembelajaran, serta kemampuan sekolah merespons berbagai tantangan pendidikan.

Momentum Akademik dan Dedikasi

Ujian Promosi Doktor Muhammad Johan menjadi salah satu tahapan penting dalam perjalanan akademiknya di bidang Administrasi Pendidikan.

Semangat Ilmu, Amal, Iman dan Integritas menjadi pesan yang turut mewarnai perjalanan tersebut. Nilai itu menjadi pengingat bahwa capaian akademik tidak berhenti pada gelar, tetapi diharapkan dapat diwujudkan melalui kontribusi nyata bagi masyarakat dan dunia pendidikan.

Dengan mengangkat penelitian yang berakar pada persoalan pendidikan di Aceh Utara, Muhammad Johan membawa sebuah pesan bahwa pengembangan ilmu pengetahuan dapat berjalan seiring dengan kepedulian terhadap daerah dan upaya mendorong lahirnya pendidikan yang lebih inovatif dan bermutu.

Ujian Promosi Doktor ini menjadi momentum penting bagi Muhammad Johan untuk mempertanggungjawabkan gagasan akademiknya sekaligus membawa semangat kontribusi bagi kemajuan pendidikan, khususnya di Kabupaten Aceh Utara.***

Penulis : Abdul Rafar