BERITA TERKINI

Yayasan Wakaf Barbate Terima 32 Santri Baru dari 11 Kabupaten/Kota di Aceh


BANDA ACEH | PASESATU.COM
– Yayasan Wakaf Barbate Islamic City (YWBIC) menetapkan sebanyak 32 calon santri dari 11 kabupaten/kota di Aceh sebagai santri baru Dayah Wakaf Barbate Tahun Pelajaran 2026/2027. Keputusan tersebut diambil setelah seluruh tahapan rekrutmen dan seleksi calon santri selesai dilaksanakan, serta melalui pembahasan dan persetujuan Pengurus bersama Pembina Yayasan.

Ketua Umum Pengurus Yayasan Wakaf Barbate Islamic City–Aceh, Prof. Dr. Sofyan A. Gani, M.A., bersama Sekretaris Umum Zulfikar, S.Ag., M.Sc. Mgt., menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh calon santri yang dinyatakan lulus. Yayasan Wakaf juga mengapresiasi kepercayaan para orang tua/wali  yang telah mempercayakan putra-putrinya untuk menempuh pendidikan di Dayah Wakaf Barbate.

Prof. Sofyan mengatakan, penerimaan santri baru ini merupakan bagian dari komitmen Yayasan Wakaf Barbate Islamic City untuk memperluas akses pendidikan Islam yang berkualitas bagi anak-anak yatim, piatu, yatim piatu, serta keluarga fakir dan miskin di berbagai daerah di Aceh.

"Melalui Dayah Wakaf Barbate, kami ingin memberikan kesempatan yang sama kepada setiap anak untuk memperoleh pendidikan terbaik tanpa terbebani persoalan biaya. Seluruh kebutuhan pendidikan, mulai dari perlengkapan belajar, seragam hingga biaya hidup selama di dayah, menjadi tanggung jawab yayasan. Kami berharap amanah ini dapat dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh oleh para santri untuk menuntut ilmu, membentuk akhlak mulia, serta kelak menjadi generasi yang bermanfaat bagi agama, masyarakat, dan bangsa," ujar Prof. Sofyan.

Sebanyak 32 santri yang diterima berasal dari Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Lhokseumawe, Bireuen, Pidie Jaya, Pidie, Aceh Besar, Banda Aceh, Aceh Jaya, dan Aceh Singkil. Mereka berasal dari kategori yatim, piatu, yatim piatu, serta fakir dan miskin yang telah memenuhi persyaratan seleksi yang ditetapkan yayasan.

Para santri dijadwalkan mengikuti prosesi serah terima kepada Pimpinan Dayah Wakaf Barbate pada Sabtu, 11 Juli 2026. Sebelum diberangkatkan ke kompleks dayah, calon santri bersama orang tua atau wali diminta berkumpul di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh pada pukul 11.00 WIB. Pada kesempatan tersebut juga akan dilakukan pemeriksaan kesehatan di Dayah oleh tenaga medis dari Puskesmas Blang Bintang dan dokter Yayasan Wakaf Barbate Islamic City sebagai bagian dari persiapan memasuki pendidikan berasrama.

Yayasan juga memastikan seluruh kebutuhan pendidikan santri akan ditanggung sepenuhnya, mulai dari biaya perjalanan pulang-pergi bagi satu orang pendamping, perlengkapan belajar, seragam, hingga biaya hidup selama menjalani pendidikan di Dayah Wakaf Barbate. Orang tua hanya diminta menyiapkan pakaian pribadi santri sesuai daftar perlengkapan yang telah ditetapkan.

Prof. Sofyan menambahkan, keberhasilan pendidikan di Dayah Wakaf Barbate tidak hanya menjadi tanggung jawab yayasan wakaf BIC, tetapi juga membutuhkan dukungan penuh dari orang tua, masyarakat dan para muhsinin (ummat). Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi Qurani yang berilmu, berakhlak mulia, mandiri, dan memiliki kepedulian sosial.

"Kami memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat Aceh agar Dayah Wakaf Barbate terus menjadi lembaga pendidikan yang melahirkan generasi Islam yang unggul, berkarakter, dan siap mengabdi kepada umat serta bangsa," tutupnya.***

Penulis : Hamdani