BERITA TERKINI

Jadwal Penyaluran Bantuan Bencana Aceh Utara 21 Agustus–5 September 2026, Cek Kecamatan Anda


ACEH UTARA | PASESATU.COM
— Penyaluran bantuan bencana tahun 2026 di Kabupaten Aceh Utara kembali dilakukan secara bertahap. Berdasarkan jadwal penyaluran PT Pos Indonesia Kantor Cabang Lhokseumawe, total alokasi bantuan mencapai Rp80.067.000.000 dan tersebar di 21 kecamatan.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Aceh Utara, Fakhruradhi, S.H., M.H., mengatakan bantuan tersebut merupakan penyaluran Tahap III Gelombang 2 dan menjadi kelanjutan dari bantuan yang telah disalurkan sebelumnya.

“Untuk penyaluran Tahap III Gelombang 2 adalah sebesar Rp80.067.000.000 yang tersebar dalam 21 kecamatan dan 16.927 KK. Bantuan ini merupakan lanjutan dari penyaluran-penyaluran sebelumnya. Bagi yang belum mendapatkan bantuan tersebut, insyaallah dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi bantuan serupa juga akan menyusul,” kata Fakhruradhi, Jumat (21/8/2026).

Berdasarkan jadwal PT Pos Indonesia, penyaluran berlangsung mulai 21 Agustus hingga 5 September 2026. Dalam daftar tersebut tercatat 16.927 penerima dengan total alokasi Rp80.067.000.000. Lokasi dan waktu penyaluran disesuaikan dengan wilayah masing-masing penerima.

Tanah Jambo Aye menjadi kecamatan dengan jumlah penerima terbanyak dalam daftar penyaluran, yakni 3.942 penerima, dengan total alokasi Rp17.347.050.000. Penyaluran dijadwalkan berlangsung pada 22–29 Agustus 2026 di Kantor Pos Panton Labu.

Selanjutnya, Langkahan tercatat memiliki 3.739 penerima dengan alokasi Rp17.556.750.000. Penyaluran untuk wilayah tersebut dijadwalkan pada 31 Agustus hingga 5 September 2026 melalui Kantor Pos Panton Labu.

Kemudian, Baktiya Barat memiliki 1.569 penerima dengan alokasi Rp7.936.600.000. Bantuan dijadwalkan disalurkan pada 26–29 Agustus 2026 di Kantor Pos Alue Ie Puteh.

Di Dewantara, terdapat 1.021 penerima dengan alokasi Rp5.016.600.000. Penyaluran dijadwalkan pada 21 dan 26 Agustus 2026 melalui Kantor Pos Krueng Geukueh.

Sementara itu, Baktiya tercatat memiliki 1.007 penerima dengan alokasi Rp4.986.050.000. Adapun Lhoksukon memiliki 908 penerima dengan alokasi Rp4.306.350.000. Penyaluran untuk kedua wilayah tersebut dijadwalkan berlangsung pada 21–24 Agustus 2026.

Penyaluran juga mencakup Samudera dengan 703 penerima dan alokasi Rp3.546.450.000, Muara Batu sebanyak 610 penerima dengan Rp2.899.800.000, Nisam sebanyak 594 penerima dengan Rp2.867.400.000, serta Paya Bakong sebanyak 561 penerima dengan alokasi Rp2.924.100.000.

Berikutnya, Tanah Luas memiliki 498 penerima dengan alokasi Rp2.458.350.000, Lapang sebanyak 469 penerima dengan Rp2.058.750.000, Seunuddon 440 penerima dengan Rp2.134.350.000, Syamtalira Bayu 323 penerima dengan Rp1.296.000.000, dan Simpang Keuramat sebanyak 187 penerima dengan alokasi Rp946.350.000.

Adapun Pirak Timu tercatat memiliki 159 penerima dengan alokasi Rp819.450.000, Tanah Pasir sebanyak 128 penerima dengan Rp618.300.000, Sawang 58 penerima dengan Rp295.650.000, serta Syamtalira Aron sebanyak sembilan penerima dengan alokasi Rp41.850.000.

Sementara itu, Banda Baro dan Cot Girek masing-masing tercatat memiliki satu penerima. Alokasi bantuan untuk Banda Baro sebesar Rp6.750.000, sedangkan Cot Girek sebesar Rp4.050.000.

Berdasarkan jadwal tersebut, penyaluran dilakukan melalui sejumlah titik layanan PT Pos Indonesia, antara lain Kantor Pos Alue Ie Puteh, Krueng Geukueh, Cot Girek, Panton Labu, Simpang Mulieng, Lhoksukon, Geurugok, Matang Kuli, Geudong, Seunuddon, serta Kantor Cabang Lhokseumawe.

Masyarakat yang telah tercatat sebagai penerima diimbau memperhatikan tanggal dan lokasi penyaluran sesuai kecamatan masing-masing. Penerima juga diharapkan mengikuti ketentuan yang ditetapkan pihak penyalur agar proses pencairan berjalan tertib dan lancar.

Pemerintah juga menyampaikan bahwa masyarakat yang belum menerima bantuan pada penyaluran kali ini masih berpeluang mendapatkan bantuan pada penyaluran berikutnya sesuai data dan tahapan yang telah ditetapkan.

Dengan penyaluran secara bertahap, bantuan tersebut diharapkan dapat segera diterima masyarakat dan membantu memenuhi kebutuhan warga yang terdampak bencana.***

Penulis : Syahrul Usman