Ketua DPRK Aceh Utara Ajak Masyarakat Dukung Sensus Ekonomi 2026 demi Perencanaan Pembangunan yang Lebih Akurat
ACEH UTARA | PASESATU.COM – Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS) mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Utara, Arafat Ali, S.E., M.M. Menurutnya, keberhasilan sensus sangat menentukan kualitas data yang akan digunakan sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan daerah.
Sensus Ekonomi 2026 berlangsung secara serentak di seluruh Indonesia sejak 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Kegiatan ini dilakukan melalui metode pendataan langsung dari rumah ke rumah (door to door) untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai aktivitas ekonomi masyarakat.
Di Kabupaten Aceh Utara, proses pendataan menjangkau seluruh wilayah yang terdiri atas 852 gampong di 27 kecamatan. Sasaran sensus meliputi pelaku usaha, perusahaan, lembaga, hingga berbagai pemangku kepentingan yang berperan dalam aktivitas ekonomi daerah.
Sebelum pelaksanaan di lapangan, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara telah melepas 592 petugas Sensus Ekonomi 2026 melalui Apel Pencanangan dan Upacara Pelepasan yang digelar di Lapangan Upacara Kantor Bupati Aceh Utara, Kecamatan Lhoksukon, pada Senin, 15 Juni 2026.
Ketua DPRK Aceh Utara menilai keberadaan data statistik yang akurat merupakan fondasi penting dalam merancang program pembangunan yang efektif dan tepat sasaran.
Menurut Arafat Ali, hasil Sensus Ekonomi 2026 akan memberikan gambaran nyata mengenai kondisi perekonomian daerah sehingga pemerintah memiliki dasar yang kuat dalam menyusun kebijakan, memperkuat sektor usaha, membuka peluang investasi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Karena itu, DPRK Aceh Utara menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang diselenggarakan oleh BPS Kabupaten Aceh Utara.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat, pelaku usaha, badan usaha, serta instansi pemerintah maupun swasta agar berpartisipasi aktif dengan memberikan informasi yang benar, lengkap, dan sesuai kondisi di lapangan kepada petugas sensus.
"Partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan Sensus Ekonomi 2026. Data yang akurat akan menghasilkan kebijakan yang lebih tepat, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat Aceh Utara," ujar Arafat Ali.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, DPRK, BPS, pelaku usaha, dan masyarakat, diharapkan Sensus Ekonomi 2026 mampu menghadirkan basis data ekonomi yang berkualitas sebagai pijakan dalam mempercepat pembangunan dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif di Kabupaten Aceh Utara.***



