Puskesmas Langkahan Gelar Pengobatan Gratis untuk Warga Terdampak Bencana di Huntara Rumoh Rayeuk
ACEH UTARA | PASESATU.COM— Puskesmas Langkahan menggelar layanan pengobatan gratis bagi warga yang menempati hunian sementara (Huntara) di Desa Rumoh Rayeuk, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Jumat (5/6/2026). Kegiatan tersebut merupakan upaya pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang terdampak bencana angin puting beliung yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Puskesmas Langkahan, Meriza Dewi, SKM, MKM, mengatakan tim kesehatan turun langsung ke lokasi Huntara untuk memberikan pemeriksaan kesehatan, pengobatan, serta edukasi kepada warga.
“Pengobatan gratis ini dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan masyarakat tetap terjaga selama berada di hunian sementara. Kami juga memberikan edukasi kesehatan kepada warga agar tetap menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan pola hidup sehat,” ujar Meriza.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, petugas kesehatan menemukan sejumlah keluhan yang paling banyak dialami warga, yakni gangguan lambung, penyakit kulit seperti gatal-gatal, serta osteoartritis atau pengapuran sendi yang umumnya dialami oleh kelompok lanjut usia.
“Kebanyakan penyakit yang kami temukan adalah gangguan lambung, gatal-gatal, dan osteoartritis (pengapuran sendi). Seluruh pasien yang datang mendapatkan pemeriksaan dan obat-obatan secara gratis,” katanya.
Layanan kesehatan tersebut mendapat sambutan positif dari warga Huntara. Kehadiran tim medis dinilai membantu masyarakat memperoleh akses pelayanan kesehatan tanpa harus menempuh jarak yang jauh ke fasilitas kesehatan.
Selain memberikan pengobatan, petugas juga mengedukasi warga mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, pola makan sehat, dan langkah-langkah pencegahan penyakit yang berpotensi muncul selama masa tinggal di hunian sementara.
Puskesmas Langkahan menyatakan akan terus memantau kondisi kesehatan masyarakat terdampak bencana dan melakukan pelayanan kesehatan secara berkala sebagai bagian dari upaya mendukung proses pemulihan pascabencana.
Kegiatan ini diharapkan dapat membantu menjaga kesehatan warga serta mencegah munculnya penyakit yang berisiko berkembang di lingkungan hunian sementara.***


