BERITA TERKINI

Dampak Banjir Masih Terasa, Jembatan Bailey Kuta Blang Picu Kemacetan Berkepanjangan


BIREUEN | PASESATU.COM 
– Antrean panjang kendaraan terjadi di kawasan Jembatan Bailey Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, Minggu (28/6/2026) dini hari sekitar pukul 00.01 WIB. Kemacetan dipicu oleh penerapan sistem buka-tutup arus lalu lintas karena jembatan darurat tersebut hanya memiliki satu lajur yang dapat dilalui kendaraan secara bergantian dari dua arah.

Pantauan di lokasi menunjukkan antrean kendaraan mengular dari kedua sisi jembatan. Sejumlah pengendara terpaksa menunggu cukup lama untuk mendapatkan giliran melintas, terutama saat volume kendaraan meningkat pada malam hari.

Jembatan Bailey saat ini menjadi satu-satunya akses penghubung sementara setelah jembatan permanen di kawasan Kuta Blang rusak dan hanyut diterjang banjir pada 26 November 2025. Hingga kini, pembangunan jembatan permanen masih berlangsung sehingga masyarakat masih bergantung pada jembatan darurat tersebut untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.

Jembatan Bailey merupakan jembatan rangka baja modular yang umumnya digunakan sebagai solusi darurat untuk memulihkan konektivitas di wilayah terdampak bencana atau saat infrastruktur permanen sedang diperbaiki. Namun, kapasitasnya yang terbatas menyebabkan arus kendaraan tidak dapat mengalir secara bersamaan dari dua arah, sehingga pengaturan lalu lintas harus dilakukan secara bergantian.

Kondisi ini tidak hanya menyebabkan kemacetan, tetapi juga meningkatkan waktu tempuh bagi pengguna jalan yang melintasi jalur tersebut. Beberapa pengendara mengaku harus mengantre cukup lama sebelum dapat menyeberangi jembatan.

Pengguna jalan diimbau untuk tetap bersabar, mematuhi pengaturan lalu lintas, serta mengurangi kecepatan saat melintasi jembatan demi menjaga keselamatan bersama. Selain itu, kondisi penerangan yang masih terbatas di beberapa titik mengharuskan pengendara meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hari.

Hingga berita ini diturunkan, proses pembangunan jembatan permanen masih terus berlangsung. Masyarakat berharap pengerjaan dapat segera rampung sehingga akses transportasi di jalur tersebut kembali normal dan aktivitas warga tidak lagi terganggu oleh antrean panjang di Jembatan Bailey Kuta Blang.***

Penulis : Abdul Rafar