BERITA TERKINI

Banjir Sudah Pergi, Siswa di Aceh Utara Masih Menunggu Ruang Belajar yang Layak


ACEH UTARA | PASESATU.COM 
– Suasana ujian semester genap tengah berlangsung di SD Negeri 2 dan SD Negeri 7 Langkahan, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara. Di saat siswa di berbagai sekolah mengerjakan soal ujian dengan fasilitas belajar yang memadai, sebagian siswa di dua sekolah tersebut masih harus mengikuti ujian dengan duduk di lantai.


Enam bulan setelah banjir besar melanda kawasan Langkahan, dampak bencana masih terasa di lingkungan sekolah. Kerusakan meja dan kursi akibat terendam banjir belum sepenuhnya tertangani, sehingga sejumlah siswa terpaksa menggunakan lantai kelas sebagai tempat belajar sekaligus mengerjakan ujian.


Pantauan di lokasi pada Kamis (11/6/2026) menunjukkan para siswa tetap mengikuti ujian semester genap dengan tertib meski dalam kondisi serba terbatas. Sebagian siswa terlihat mengerjakan soal dengan posisi membungkuk karena tidak tersedianya meja belajar yang memadai.


Kondisi tersebut menjadi perhatian masyarakat setempat. Pasalnya, ujian semester merupakan salah satu momen penting dalam proses pendidikan yang membutuhkan kenyamanan dan konsentrasi siswa untuk mengerjakan soal secara optimal.


Meski menghadapi keterbatasan sarana, semangat para siswa untuk mengikuti ujian tidak surut. Mereka tetap hadir ke sekolah dan berusaha menyelesaikan seluruh mata pelajaran yang diujikan.


Banjir yang melanda Aceh Utara beberapa bulan lalu memang telah surut. Aktivitas masyarakat di berbagai sektor mulai kembali normal. Namun, di SDN 2 dan SDN 7 Langkahan, jejak bencana masih tampak nyata melalui fasilitas belajar yang belum sepenuhnya pulih.


Sejumlah warga berharap kebutuhan meja dan kursi yang rusak dapat segera diganti agar proses belajar mengajar, termasuk pelaksanaan ujian, dapat berlangsung dengan lebih layak. Mereka menilai pemulihan fasilitas pendidikan perlu menjadi perhatian karena berkaitan langsung dengan hak anak untuk memperoleh layanan pendidikan yang memadai.


Di tengah keterbatasan yang ada, para siswa tetap berusaha memberikan yang terbaik dalam menghadapi ujian semester genap. Semangat mereka menjadi gambaran keteguhan anak-anak Langkahan dalam menempuh pendidikan, meski harus belajar dan mengerjakan ujian dalam kondisi yang belum sepenuhnya pulih pascabanjir.


Kini masyarakat menantikan langkah konkret dari pemerintah daerah dan instansi terkait agar fasilitas pendidikan yang rusak dapat segera diperbaiki, sehingga para siswa dapat belajar dan mengikuti ujian dengan lebih nyaman pada masa mendatang.***

Penulis : Abdul Rafar