Pasokan Melimpah, Daya Beli Lesu: Warga Terdampak di Desa Jadi Faktor Utama
Font Terkecil
Font Terbesar
ACEH UTARA | PASESATU.COM — Aktivitas di Pasar Kota Panton Labu, Kecamatan Tanah Jambo Aye, masih tampak ramai pasca Lebaran, Selasa (7/4/2026).
Namun di balik keramaian tersebut, para pedagang ikan mengeluhkan menurunnya daya beli masyarakat, terutama dari wilayah desa-desa yang terdampak kondisi ekonomi.
Beragam jenis ikan segar terlihat memenuhi lapak pedagang. Pasokan didatangkan dari sejumlah daerah seperti Peudada (Bireuen), Idi dan Peureulak (Aceh Timur), Simeulue, hingga Lampulo (Banda Aceh). Meski stok melimpah, penjualan justru tidak sebanding.
Ismail, salah satu pedagang ikan di pasar tersebut, mengatakan kondisi ini sudah terasa sejak usai Lebaran. Menurutnya, pembeli yang datang tidak sebanyak biasanya dan transaksi pun cenderung menurun.
“Pasokan ikan banyak, tapi daya beli masyarakat rendah. Selama ini ikan yang kami jual semuanya dipasok dari daerah kita sendiri,” ujar Ismail.
Ia menambahkan, penurunan daya beli tidak hanya terjadi di pasar, tetapi juga dirasakan oleh pedagang ikan keliling yang menjangkau hingga ke desa-desa.
“Apalagi warga yang ada di desa-desa yang terdampak, ekonomi mereka belum pulih. Jadi wajar kalau pembelian ikan juga menurun,” tambahnya.
Kondisi ini diduga kuat dipengaruhi oleh tekanan ekonomi pasca Lebaran, ditambah dengan belum pulihnya ekonomi sebagian warga desa yang sebelumnya terdampak berbagai kondisi, sehingga mempengaruhi kemampuan belanja mereka.
Para pedagang berharap adanya perhatian dari pemerintah serta pemulihan ekonomi masyarakat desa agar aktivitas jual beli kembali normal dan kesejahteraan pedagang maupun warga dapat membaik.***
