Malam Lebaran, Kedai Kopi di Samakurok Ramai, Ekonomi Warga Mulai Bangkit Pascabanjir
ACEH UTARA | PASESATU.COM — Aktivitas warga di kedai kopi tradisional di kawasan Simpang Tiga Samakurok, Panton Labu, Kabupaten Aceh Utara, meningkat pada malam kedua Idul Fitri 1447 Hijriah, Sabtu, 21 Maret 2026. Keramaian ini menjadi penanda awal pergerakan ekonomi masyarakat pascabanjir yang sebelumnya melanda wilayah tersebut.
Pantauan di lokasi menunjukkan kedai-kedai kopi dipadati pengunjung yang memanfaatkan momentum Lebaran untuk bersilaturahmi. Di tengah kondisi yang belum sepenuhnya pulih, pelaku usaha mikro tetap menjalankan aktivitas mereka meski sejumlah fasilitas masih menyisakan dampak banjir.
Beberapa peralatan dan perlengkapan usaha terlihat belum sepenuhnya diperbaiki. Namun, kondisi tersebut tidak menghalangi para pedagang untuk kembali melayani pelanggan.
Taleb, 25 tahun, salah seorang pelayan kedai kopi, mengatakan aktivitas usaha yang kembali berjalan menjadi harapan bagi pemulihan ekonomi keluarga. “Setiap gelas kopi yang terjual sangat berarti bagi kami. Ini bukan hanya soal usaha, tapi juga tentang bertahan dan bangkit,” ujarnya.
Meningkatnya kunjungan masyarakat dinilai turut mendorong perputaran ekonomi lokal, meski skalanya masih terbatas. Warga memanfaatkan ruang publik seperti kedai kopi sebagai tempat berkumpul setelah merayakan Lebaran bersama keluarga.
Sejumlah warga berharap pemerintah memberikan perhatian berkelanjutan, terutama dalam percepatan pemulihan infrastruktur dan dukungan permodalan bagi pelaku usaha kecil terdampak bencana. Selain itu, kepastian penanganan jangka panjang bagi warga yang masih menempati hunian sementara juga dinilai mendesak.
Aktivitas ekonomi di kawasan Simpang Tiga Samakurok pada malam Lebaran mencerminkan upaya masyarakat untuk bangkit dari dampak bencana, sekaligus menunjukkan ketahanan sosial dalam menghadapi situasi sulit.(*)
