Lapar Tak Tertahankan, Warga Aceh Utara Berebut “Bu Si Itek Raja” Saat Ramadhan
ACEH UTARA | PASESATU.COM – Aroma itik panggang legendaris “Bu Si Itek Raja” membuat warga Panton Labu dan sekitarnya rela antre panjang saat bulan Ramadhan. UMKM turun-temurun yang kini dikelola Iskandar ini menjadi hidangan wajib berbuka puasa bagi keluarga dan pecinta kuliner tradisional.
Setiap sore, pengunjung berdatangan, beberapa bahkan rela menunggu lebih dari satu jam demi menikmati itik dengan rempah khas yang menggugah selera. “Rasanya beda dari yang lain, pedasnya pas dan gurihnya nendang! Kami selalu beli setiap Ramadhan,” ujar Siti Rahma, seorang pelanggan setia.
Usaha ini berawal dari leluhur Iskandar yang merintisnya secara sederhana. Resep turun-temurun dan teknik memasak tetap dipertahankan hingga kini, menjaga cita rasa autentik yang menjadi rahasia kenikmatan hidangan ini.
Iskandar menegaskan, warisan kuliner ini lebih dari sekadar bisnis. “Ini usaha dari orang tua dan leluhur kami. Resepnya tetap kami jaga seperti dulu. Alhamdulillah, sampai sekarang masih banyak yang mencari, apalagi saat Ramadhan,” katanya saat ditemui di lokasi penjualan, Jumat (6/3/2026).
Keberadaan Bu Si Itek Raja juga menjadi bukti bahwa kuliner tradisional masih digemari masyarakat, sekaligus menggerakkan ekonomi keluarga dan lingkungan sekitar. Di tengah gempuran kuliner modern, menu ini tetap bertahan sebagai ikon Aceh Utara yang melegenda, baik saat Ramadhan maupun di hari-hari biasa.(*)
