BERITA TERKINI

Kebakaran di Samudera, Pemkab Aceh Utara Akui Dua Unit Damkar Rusak dan Minta Bantuan Lhokseumawe

Kebakaran di Samudera, Pemkab Aceh Utara Akui Dua Unit Damkar Rusak dan Minta Bantuan Lhokseumawe

ACEH UTARA | PASESATU.COM 
– Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menyampaikan klarifikasi resmi terkait peristiwa kebakaran rumah warga di Pusong, Kecamatan Samudera, Kamis (5/3/2026) sekitar pukul 03.13 WIB.

Juru Bicara Pemkab Aceh Utara, Tgk Mutasir Ramli, menjelaskan bahwa tidak turunnya sejumlah armada pemadam kebakaran disebabkan oleh kondisi kendaraan yang sedang mengalami kerusakan dan dalam proses perbaikan.

“Dapat kami informasikan bahwa armada Pemadam Kebakaran Pos Landeng dalam kondisi rusak berat setelah digunakan saat pemadaman kebakaran lahan di Cot Girek beberapa waktu lalu,” ujar Tgk Mutasir dalam keterangan resminya.

Selain itu, satu unit armada dari Pos Alue Bili juga mengalami kerusakan kategori sedang usai dikerahkan untuk menangani kebakaran lahan di Gampong Geudumbak , Kecamatan Langkahan, pada 16 Februari lalu. 

“Kedua armada tersebut saat ini sedang dalam proses perbaikan agar dapat kembali memberikan pelayanan kepada masyarakat secara optimal,” lanjutnya.

Ia menegaskan, begitu menerima laporan dari warga terkait kebakaran rumah di Pusong, Kepala Pelaksana BPBD Aceh Utara melalui Kepala Bidang Pemadam Kebakaran segera meminta bantuan dukungan (back up) dari Pos Pemadam Kebakaran Kota Lhokseumawe guna mempercepat penanganan di lokasi.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, kami menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota dan seluruh personel Pemadam Kebakaran Kota Lhokseumawe atas respons cepat serta solidaritas yang telah terbangun selama ini dalam membantu warga terdampak musibah kebakaran,” kata Tgk Mutasir.

Sementara itu, saat awak media menanyakan terkait jumlah total armada pemadam kebakaran yang saat ini aktif di Aceh Utara menyusul informasi awal yang diterima redaksi menyebutkan hanya dua unit dapat beroperasi, dua unit dalam kondisi rusak, dan beberapa lainnya telah dilelang Tgk Mutasir menyatakan akan melakukan pengecekan lebih lanjut.

“Nanti saya coba cek informasi lagi ya, Bang,” ujarnya singkat.

Hingga berita ini diturunkan belum ada informasi tambahan dari pemerintah Kabupaten Aceh Utara. (*) 


Penulis : Syahrul  | Editor : Tim Pasesatu