Dini Hari Bergeliat: Perburuan Daging Lebaran Menghangatkan Pasar Tanah Jambo Aye
ACEH UTARA | PASESATU.COM — Ketika malam belum benar-benar usai, denyut kehidupan justru memuncak di Pasar Hewan Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara. Di bawah cahaya lampu redup, daging segar menggantung berderet menjadi penanda geliat ekonomi sekaligus harapan warga menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Sejak tengah malam, para pedagang mulai menggelar lapak. Aktivitas menimbang, memotong, hingga melayani pembeli berlangsung tanpa jeda. Lonjakan permintaan menjelang Lebaran memaksa mereka bekerja lebih awal demi memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Setiap mendekati Lebaran, kami memang mulai berjualan dari malam. Permintaan meningkat, jadi harus siap lebih awal,” ujar Hasbi (50), salah seorang pedagang daging di lokasi tersebut.
Pembeli pun tak kalah sigap. Halimah (30), misalnya, memilih datang dini hari untuk menghindari keramaian sekaligus memastikan kualitas daging yang dibeli. “Kalau datang pagi biasanya sudah padat, bahkan kadang kehabisan. Jadi kami pilih beli lebih awal,” katanya.
Ia menambahkan, harga daging masih tergolong terjangkau meski mengalami kenaikan. Saat ini, daging sapi dijual berkisar Rp170.000 hingga Rp180.000 per kilogram, tergantung kualitas dan bagian daging. “Memang naik, tapi masih wajar karena mau Lebaran. Yang penting bisa masak untuk keluarga,” ujarnya.
Di tengah tekanan ekonomi yang masih dirasakan sebagian warga, tradisi membeli daging menjelang Lebaran tetap bertahan. Aroma khas pasar, riuh tawar-menawar, dan aktivitas yang nyaris tanpa henti menjadi gambaran bahwa semangat masyarakat Aceh terus menyala bahkan sejak dini hari.(*)
