BERITA TERKINI

BPMA Beberkan Risiko Jalur Pipa Migas, Jurnalis Diajak Perkuat Edukasi Publik

BPMA Beberkan Risiko Jalur Pipa Migas, Jurnalis Diajak Perkuat Edukasi Publik

LHOKSEUMAWE | PASESATU.COM
– Jalur pipa minyak dan gas (migas) yang membentang melintasi kawasan padat penduduk di Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe menjadi sorotan dalam kegiatan sosialisasi yang digelar Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA), Selasa (4/3/2026). Dalam forum yang turut dirangkai dengan buka puasa bersama itu, para jurnalis diajak memahami risiko besar di balik infrastruktur energi yang kerap luput dari perhatian publik.

Kegiatan tersebut diikuti jurnalis dari berbagai media di Aceh Utara dan Lhokseumawe. BPMA menekankan bahwa jalur pipa migas merupakan objek vital nasional yang memerlukan pengawasan ketat serta dukungan semua pihak, termasuk media massa.

“Peran jurnalis sangat penting dalam mengedukasi masyarakat terkait keselamatan jalur pipa dan mencegah aktivitas yang berpotensi menimbulkan bahaya,” ujar  Relation Manager PGE Willya Retnosari dalam sambutannya.

Dalam pemaparannya, BPMA menjelaskan bahwa gangguan terhadap jalur pipa dapat dipicu berbagai faktor, mulai dari pergeseran tanah, bencana alam, hingga aktivitas manusia di sekitar trase pipa. Dampaknya tidak hanya merugikan secara ekonomi, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan warga.

Karena itu, sistem pengamanan berlapis, pemantauan berkala, serta prosedur tanggap darurat disebut menjadi bagian penting dalam operasional industri migas di Aceh. BPMA juga menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah, operator migas, aparat keamanan, dan masyarakat.


Suasana sosialisasi berlangsung dinamis. Para jurnalis memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menggali informasi lebih dalam terkait mekanisme pengamanan, teknologi monitoring, hingga langkah mitigasi jika terjadi insiden di lapangan.

BPMA berharap melalui forum ini, informasi yang disampaikan kepada publik dapat lebih akurat dan komprehensif, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas berisiko di sekitar jalur pipa.

Kegiatan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Momentum itu diharapkan memperkuat komunikasi antara BPMA dan insan pers, sekaligus membangun sinergi dalam menjaga keselamatan infrastruktur migas di wilayah Pase.

Penulis : Abdul Rafar  | Editor : Syahrul