BERITA TERKINI

Wagub Aceh Soroti Harga dan Pasokan Daging Meugang, Sampaikan Langsung ke Menteri Pertanian

Penulis : Abdul Rafar | Editor : Syahrul
Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah menyoroti persoalan harga dan ketersediaan daging Meugang yang kerap menjadi beban masyarakat Aceh, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan. Hal itu disampaikannya langsung kepada Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman saat kunjungan kerja di Gampong Pinto Makmur, Kecamatan Muara Batu, Kamis (15/1/2026).

ACEH UTARA | PASESATU.COM — Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah menyoroti persoalan harga dan ketersediaan daging Meugang yang kerap menjadi beban masyarakat Aceh, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan. Hal itu disampaikannya langsung kepada Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman saat kunjungan kerja di Gampong Pinto Makmur, Kecamatan Muara Batu, Kamis (15/1/2026).

Fadhlullah menegaskan bahwa Meugang merupakan tradisi sosial dan budaya yang melekat kuat dalam kehidupan masyarakat Aceh. Namun, setiap tahun masyarakat dihadapkan pada lonjakan harga daging sapi dan kerbau, ditambah keterbatasan pasokan di pasar lokal.

“Masalahnya selalu berulang, harga daging naik tajam saat Meugang, sementara pasokan terbatas. Kondisi ini sangat memberatkan masyarakat, apalagi pascabanjir,” ujar Fadhlullah di hadapan Menteri Pertanian.

Ia meminta perhatian khusus pemerintah pusat, terutama Kementerian Pertanian, untuk menjamin ketersediaan ternak, memperkuat distribusi, serta menstabilkan harga daging di Aceh. Menurutnya, tanpa intervensi kebijakan yang jelas, Meugang berpotensi kehilangan makna kebersamaannya karena tidak semua masyarakat mampu membeli daging.

Persoalan daging Meugang ini disampaikan di sela kegiatan penyaluran bantuan Kementerian Pertanian, termasuk pelepasan 200 armada bantuan serta program pemulihan sektor pertanian pascabanjir di Aceh Utara.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa pemerintah pusat memahami kekhasan Aceh, termasuk tradisi Meugang, dan akan mengkaji langkah penguatan pasokan ternak serta mekanisme stabilisasi harga agar kebutuhan daging masyarakat dapat terpenuhi tanpa gejolak harga.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto), Anggota Komisi IV DPR RI T.A. Khalid, Kapolda Aceh, Pangdam Iskandar Muda, serta Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil.

Pemerintah Aceh berharap, hasil pertemuan ini dapat ditindaklanjuti dengan kebijakan konkret, sehingga setiap pelaksanaan Meugang tidak lagi dibayangi kelangkaan dan mahalnya harga daging.(*)