Pembangunan Huntara bagi Korban Banjir di Seunuddon Capai 95 Persen
ACEH UTARA | PASESATU.COM – Pembangunan hunian sementara (Huntara) bagi korban banjir di Gampong Ulee Rubek Timu, Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara, telah mencapai 95 persen. Namun hingga kini, Huntara tersebut belum dapat ditempati karena masih menunggu keputusan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Pelaksana Tugas (Plt) Geuchik Gampong Ulee Rubek Timu, Sufrijal, mengatakan Huntara dibangun di atas tanah milik gampong dan diperuntukkan bagi warga yang merupakan korban banjir.
“Secara fisik Huntara sudah hampir rampung, sekitar 95 persen. Namun untuk penempatan masih menunggu keputusan BNPB,” ujar Sufrijal, Jumat (30/1/2026).
Ia menyebutkan, keberadaan Huntara sangat dibutuhkan sebagai tempat tinggal sementara bagi korban selama proses pemulihan pascabencana.
Sementara itu, perwakilan pelaksana proyek, Feri, menjelaskan bahwa pembangunan Huntara berada di bawah koordinasi BNPB sehingga serah terima dan pemanfaatannya menunggu instruksi resmi.
“Jumlah Huntara yang dibangun sebanyak 85 unit untuk 85 kepala keluarga. Pembangunan ini dilaksanakan oleh CV Kjatami dan CV Kayasa Konstruksi,” katanya.
Di sisi lain, para penyintas berharap Huntara tersebut dapat segera difungsikan. Salah seorang warga, Salmiaty, berharap hunian sementara itu sudah bisa ditempati sebelum bulan Ramadan.
“Kami berharap sebelum Ramadan sudah bisa menempati Huntara agar bisa beribadah dengan lebih tenang,” ujarnya.
Para penyintas berharap BNPB bersama pemerintah terkait segera mengambil keputusan agar Huntara yang hampir rampung tersebut dapat segera dimanfaatkan sebagai bagian dari pemulihan pascabencana banjir di Kecamatan Seunuddon.(*)

