Pasca Banjir, Showroom Mokas di Aceh Utara Sepi Pembeli
Penulis : Abdul Rafar | Editor : Syahrul
ACEH UTARA | PASESATU.COM – Banjir besar yang melanda Kabupaten Aceh Utara akhir November 2025 masih meninggalkan dampak signifikan pada aktivitas ekonomi masyarakat. Salah satunya dirasakan oleh pelaku usaha di sektor barang bekas atau showroom mokas.
Hamdani, pemilik salah satu showroom mokas di pusat kota, mengungkapkan kondisi sepinya pembeli sejak banjir. “Sudah seminggu ini, tidak ada satupun yang laku,” ujar Hamdani, Rabu (14/1/2026).
Ia menambahkan, banyak masyarakat yang sebelumnya rutin membeli pakaian, sepatu, dan kebutuhan rumah tangga bekas kini lebih fokus memperbaiki rumah dan mengganti barang-barang yang rusak akibat banjir.
Selain daya beli menurun, kondisi akses jalan yang masih rusak di beberapa titik juga membuat konsumen enggan keluar rumah. Hal ini semakin menurunkan kunjungan ke showroom. “Stok barang menumpuk, tetapi pembeli sangat sedikit. Operasional tetap berjalan, tapi penjualan mandek,” katanya.
Hamdani berharap pemerintah dapat segera menyalurkan bantuan atau stimulus ekonomi, terutama bagi pelaku usaha kecil menengah, agar aktivitas perdagangan dapat kembali normal. “Kalau ekonomi masyarakat pulih, otomatis pembelian barang bekas juga akan meningkat,” tambahnya.
Sepinya pembeli di showroom mokas menjadi cerminan nyata bagaimana bencana alam tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga menghentikan aktivitas ekonomi masyarakat.
Kondisi ini menunjukkan bahwa pemulihan pasca-banjir tidak hanya soal membangun kembali rumah dan fasilitas publik, tetapi juga menjaga kelangsungan usaha kecil dan menengah di Aceh Utara.(*)
