Sawah Warga Matang Pudeng Dipenuhi Batu Pascabanjir, Petani Terancam Gagal Tanam
ACEH TIMUR | PASESATU.COM – Sejumlah areal persawahan milik warga di Gampong Matang Pudeng, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, mengalami kerusakan parah setelah diterjang banjir besar. Pantauan di lokasi, Minggu (27/12/2025), menunjukkan hamparan sawah dipenuhi material batuan yang terbawa arus banjir.
Banjir tersebut mengangkut batu-batu berukuran kecil hingga besar dan mengendapkannya di lahan pertanian warga. Kondisi ini menyebabkan struktur tanah sawah berubah dan tidak lagi memungkinkan untuk diolah menggunakan peralatan pertanian biasa.
Para petani mengaku terpaksa menunda bahkan membatalkan rencana tanam padi karena lahan yang tertutup material keras. Selain menghambat pengolahan tanah, keberadaan batuan juga berisiko merusak alat pertanian jika dipaksakan digunakan.
“Sawah kami sudah tidak bisa digarap. Batu-batu besar berserakan di seluruh lahan akibat banjir kemarin,” ujar seorang petani setempat saat ditemui di lokasi.
Kerusakan persawahan ini menambah beban warga yang sebelumnya telah terdampak banjir, baik dari sisi kehilangan hasil panen maupun menurunnya pendapatan keluarga. Petani khawatir keterlambatan musim tanam akan berdampak pada ketahanan pangan rumah tangga mereka ke depan.
Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan dengan menurunkan alat berat untuk membersihkan material banjir dan memulihkan fungsi lahan pertanian. Hingga berita ini diturunkan, belum terlihat adanya aktivitas pembersihan di area persawahan yang terdampak.
Petani berharap langkah cepat dapat dilakukan agar sawah kembali dapat dimanfaatkan dan musim tanam padi tidak terlewatkan.(*)
