Jembatan Putus, Relawan Gunakan Alat Penyeberangan Darurat untuk Salurkan Bantuan ke Terang Engon
ACEH TENGAH | PASESATU.COM — Penyaluran bantuan kemanusiaan ke Desa Terang Engon, Kecamatan Silih Nara, Kabupaten Aceh Tengah, pada Senin (29/12/2026), menghadapi kendala serius setelah jembatan penghubung menuju desa tersebut dilaporkan putus.
Akibat terputusnya akses utama, tim relawan terpaksa menggunakan alat penyeberangan darurat berupa gerbong sederhana yang ditarik dengan tali penghubung dari kawat baja. Alat tersebut menggantung pada kabel dan digerakkan secara manual, dengan kapasitas terbatas demi menjaga keselamatan pengguna.
Proses penyeberangan dilakukan secara bergantian dan penuh kehati-hatian, mengingat kondisi alat yang tidak memenuhi standar keamanan. Dalam satu kali penyeberangan, alat tersebut hanya dapat digunakan oleh maksimal dua orang.
Meski menghadapi risiko dan keterbatasan sarana, relawan tetap melanjutkan pengantaran bantuan demi memastikan kebutuhan dasar warga terdampak dapat terpenuhi.
Salah seorang relawan mengungkapkan bahwa kondisi jembatan yang rusak telah berlangsung cukup lama dan berdampak langsung pada aktivitas masyarakat. Tidak hanya menghambat distribusi logistik, kerusakan infrastruktur tersebut juga menyulitkan akses pendidikan dan layanan kesehatan bagi warga setempat.
Warga Desa Terang Engon berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki jembatan yang putus. Jembatan tersebut dinilai sebagai akses vital yang menunjang mobilitas dan keselamatan masyarakat desa.
Kondisi ini kembali menyoroti persoalan infrastruktur dasar di wilayah pedalaman Aceh Tengah yang dinilai masih membutuhkan perhatian dan penanganan serius dari pihak terkait.(*)
