BERITA TERKINI

Harga LPG 3 Kg di Aceh Tengah Tembus Rp110.000 Pascabanjir dan Longsor

Ilustrasi


ACEH TENGAH | PASESATU.COM — Harga gas elpiji subsidi 3 kilogram di Kabupaten Aceh Tengah mengalami lonjakan signifikan pascabencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah pada Sabtu (27/12/2025). Di beberapa kecamatan, warga mengaku harus membeli LPG 3 kg dengan harga hingga Rp110.000 per tabung.

Harga tersebut jauh melampaui harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Kenaikan harga diduga kuat dipicu terganggunya distribusi akibat akses jalan yang terputus serta kondisi geografis yang sulit dijangkau pascabencana.

Sejumlah agen dan pangkalan LPG menyebut pasokan gas tidak berjalan normal dalam beberapa hari terakhir. Bahkan, di beberapa wilayah tertentu, pengiriman sama sekali belum diterima sejak bencana terjadi.

“Gas sekarang susah didapat. Kalau ada pun harganya sudah sampai Rp110.000 per tabung,” ujar seorang warga Takengon yang enggan disebutkan namanya, Sabtu (27/12/2025).

Kondisi tersebut menambah beban masyarakat, terutama warga terdampak banjir dan longsor yang tengah berada dalam situasi darurat. Kebutuhan LPG untuk memasak menjadi sulit dipenuhi, sehingga sebagian warga terpaksa menghemat penggunaan atau beralih ke kayu bakar sebagai alternatif.

Masyarakat berharap pemerintah daerah bersama PT Pertamina segera mengambil langkah konkret untuk menormalkan distribusi dan menertibkan harga penjualan LPG di lapangan. Selain itu, warga juga meminta adanya operasi pasar atau pendistribusian khusus LPG 3 kg ke wilayah-wilayah terdampak bencana.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai upaya penanganan kenaikan harga dan ketersediaan LPG 3 kg di Aceh Tengah. Pemerintah diharapkan segera menetapkan kebijakan darurat agar kondisi tersebut tidak semakin memberatkan masyarakat pascabencana.(*) 

Editor : Syahrul