BERITA TERKINI

Akses Jalan Terputus, Cabai Rawit Gayo Gagal Dipasok ke Panton Labu


ACEH UTARA | PASESATU.COM
— Pasokan cabai rawit dari kawasan Tanah Gayo, meliputi Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah, terhenti akibat banjir dan longsor yang merusak akses transportasi di sejumlah titik. Kondisi tersebut berdampak langsung pada ketersediaan cabai rawit di pasar-pasar tradisional, khususnya di Kota Panton Labu, Kabupaten Aceh Utara.

Seorang pedagang di Panton Labu mengatakan, hingga Selasa (23/12/2025), cabai rawit dari sentra produksi di Tanah Gayo belum masuk ke daerah tersebut. Terputusnya jalur pengangkutan membuat mobil distribusi tidak dapat menjangkau kebun-kebun petani.

“Sejak beberapa hari terakhir cabai dari Bener Meriah tidak masuk sama sekali. Banyak jalan yang rusak dan tertimbun longsor, sehingga kendaraan pengangkut tidak bisa melintas,” ujarnya.

Kondisi ini tidak hanya dirasakan pedagang, tetapi juga petani di daerah penghasil. Mereka terpaksa menunda panen karena hasil kebun tidak dapat dikeluarkan dari lokasi.

“Cabai sebenarnya sudah siap dipanen, tapi akses jalan rusak parah. Kalau dibiarkan terlalu lama, hasil panen bisa membusuk di kebun,” kata pedagang tersebut, menirukan keluhan petani.

Akibat terhentinya pasokan, sejumlah pedagang dan pemilik kedai di Panton Labu mengaku kehabisan stok cabai rawit. Jika situasi ini berlarut-larut, dikhawatirkan akan terjadi kelangkaan yang berujung pada kenaikan harga di tingkat konsumen.

Para pedagang dan petani berharap pemerintah daerah segera melakukan penanganan terhadap infrastruktur jalan yang rusak akibat bencana. Perbaikan akses dinilai penting agar aktivitas distribusi hasil pertanian kembali berjalan normal dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.(*)