Muhammad Johan Luncurkan Buku "Membangun Budaya Mutu Sekolah", Transformasi Pendidikan Aceh Utara Berbasis Nilai Lokal
Font Terkecil
Font Terbesar
ACEH UTARA | PASESATU.COM — Muhammad Johan, S.Pd., M.Pd., Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) Pendidikan Wilayah Kabupaten Aceh Utara, merilis buku berjudul “Membangun Budaya Mutu Sekolah di Aceh Utara”. Buku ini merupakan refleksi kepemimpinan Johan dalam membangun sistem pendidikan yang kompetitif secara global sekaligus berakar pada nilai-nilai kearifan lokal.
Dalam bukunya, Johan menekankan mutu pendidikan tidak hanya diukur dari akreditasi formal, tetapi juga dari kemampuan sistem pendidikan menumbuhkan “jiwa pendidikan” yang selaras dengan nilai-nilai luhur Serambi Mekkah. Konsep kultural seperti Aneuk Talindong (anak dilindungi) dan Agama Tapeukong (agama ditegakkan) dijadikan fondasi utama dalam membentuk budaya mutu sekolah.
Johan menyatakan, pendidikan sejati harus mencerdaskan sekaligus memuliakan martabat anak Aceh Utara. Dengan prinsip Aneuk Talindong dan Aneuk Metuah, diharapkan lahir generasi Beucarong (cerdas dan sejahtera) yang memberikan kemaslahatan bagi masyarakat. Buku ini juga memposisikan pendidikan transformatif sebagai indikator kebangkitan daerah, sejalan dengan visi “Aceh Utara Bangkit”.
Karya ini merangkum visi pemerintah kabupaten dalam pengembangan SDM unggul, terutama di sektor agro-maritim, pariwisata budaya, dan ekonomi kreatif. Johan mengajak seluruh kepala sekolah mewujudkan ekosistem belajar yang aman, inklusif, dan mempromosikan kesejahteraan holistik (Beumeusyuhu).
Buku ini mendapat sambutan positif dari Ikatan Guru Indonesia (IGI) Aceh Utara. Ketua IGI, Qusthalani, S.Pd., M.Pd., menyebut karya Johan sebagai warisan intelektual yang berharga, menegaskan bahwa mutu pendidikan wajib berakar pada kearifan lokal.
Buku ini diharapkan menjadi referensi utama bagi kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan di Aceh Utara, memperkuat gerakan pendidikan berbasis nilai, budaya, dan kolaborasi. Launching resmi buku ini akan dilakukan setelah koordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan Aceh dan Bupati Aceh Utara, dengan melibatkan seluruh stakeholder. (*)
